Salah Sasaran, Pria di Makassar Tewas Ditikam Buruh Bangunan yang Sedang Bertengkar

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria bernama Andika Dwi Saputra tewas dengan luka tusuk senjata tajam jenis badik di bagian perut. Andika tewas menjadi korban salah sasaran pelaku berinisial AR (40) saat hendak membeli rokok.

Kepala Kepolisian Sektor Biringkanaya Komisaris Polisi Alimuddin mengatakan, penganiayaan yang dilakukan AR terjadi di Perlimaan Bandar , Selasa (14/6) pada pukul 08.00 Wita. Korban meninggal dunia di tempat.

Alimuddin mengungkapkan AR sempat cekcok dengan seseorang, tetapi di saat bersama korban melintas untuk membeli rokok.

"Korbannya orang Maros, kebetulan alamatnya dekat dari perbatasan Makassar atau tempat kejadian perkara. Sebenarnya mereka tidak saling kenal, tidak ada juga persoalan apa-apa, cuma karena salah sasaran aja dan yang ditemani cekcok itu bukan dia orangnya," ujarnya saat ditemui di Mapolsek Biringkanaya Makassar.

Pelaku Konsumsi Minuman Keras

Sebelum membacok korban, pelaku yang bekerja sebagai buruh bangunan itu sebelumnya habis mengonsumsi minuman keras. Ia menyebut pelaku mengayunkan sajam dan sempat ditangkis korban.

"Setelah didapat, korban langsung dipukul dan satu temannya lari. Pelaku mengeluarkan senjata tajam lalu menikam dan kemudian melarikan diri," tuturnya.

Akibat perbuatannya, AR terancam dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Sementara korban telah dimakamkan oleh keluarganya.

Pelaku Merasa Diejek

Sementara pelaku AR, mengaku emosi karena mendengar ada seseorang mengejek dan memaki dirinya saat berboncengan dengan pacarnya.

Ia mengakui saat kejadian dirinya habis mengonsumsi miras.

"Saya tikam menggunakan badik dan kena di bagian perut. Setelah itu langsung ka melarikan diri," ucapnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel