Salaman dengan Jokowi, Ibu-ibu Histeris

TEMPO.CO, Jakarta - Rombongan Gubernur DKI Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama terlihat keluar dari Balaikota pukul 20.10 WIB. Setelah menaiki tumpeng raksasa dengan tinggi 4.86 meter serta memberikan dua potongan tumpeng kepada tokoh Jakarta, yaitu istri mantan Gubernur DKI Jakarta Evie Ngantung dan mantan Wakil Gubernur DKI, Eddie Nalapraya.

Jokowi dan Ahok bersama istri terlihat menuju Silang Tenggara Monas untuk tampil pada acara Panggung Hiburan Transcorp. Disepanjang jalan Medan Merdeka Selatan, terlihat warga dengan antusias melihat dari dekat pemimpin mereka. Tidak sedikit yang berusaha menyalami Jokowi dan Ahok.

Salah satu dari warga yang mendapat kesempatan tersebut adalah Murni, 39 tahun dan Silvi,41 tahun. Dua warga asal Kebon Kacang ini berhasil bersalaman dengan petinggi DKI saat lewat di depan Gedung Perpustakaan Nasional DKI, di Jalan Merdeka Selatan.

"Akhirnya saya bisa bersalaman dengan Jokowi," ujar Murni histeris setelah berhasil bersalaman dengan Gubernur DKI Joko Widodo, Sabtu, 22 Juni 2013.

Murni dan Silvi sejak pukul 16.30 WIB menunggu di depan IRTI Monumen Nasional. Mereka bersama suaminya sedang duduk di samping Gedung Perpustakaan Nasional saat rombongan Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut melintas. Sesudah salaman mereka sempat meneriakkan kalimat dengan histeris yang membuat para rombongan tertawa kecil. "Pak Jokowi idolaku," ujar Murni saat berada di dekat rombongan Jokowi Ahok.

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-486 Jakarta pada Sabtu, 22 Juni 2013, berlangsung sangat meriah. Sebanyak 486 tumpeng kecil dibawa oleh SKPD mulai dari Walikota sampai Lurah. Tumpeng tersebut dibagikan kepada masyarakat dan pengunjung yang datang. Setelah itu Jokowi dan Ahok  terlihat menuju ke panggung utama di sisi tenggara Monas (Gambir). Panggung utama yang mengambil tema "Karnaval Budaya Kota Jakarta Tempo Dulu, Masa Kini, dan Masa Depan" itu dimeriahkan oleh band Kotak, Bondan Fade2Black, Opera Van Java, Soimah dan Omas.

GALVAN YUDISTIRA

Berita Lain:

Kasus Mayat Bayi dalam Tempayan Terungkap

Ini Ciri-ciri Pemerkosa Wartawati

Polisi: Pemerkosa Wartawati Tidak Mabuk

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.