Salat Tahajud Selamatkan Aktivis Langsa dari Teror Api Pembawa Maut

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Aceh - Teror kembali menyasar aktivis dari lembaga nonpemerintah. Kali ini, mobil milik Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kota Langsa dilaporkan dibakar oleh orang yang tidak dikenal, Senin dini hari (20/9/2021).

Sampai saat ini, polisi masih menelusuri jejak sang pelaku yang tertangkap oleh CCTV saat melakukan aksinya membakar mobil Toyota Harrier milik Abdul Muthalib. Kendati api belum sempat melahap tangki bahan bakar, hampir seluruh bagian belakang mobil hangus.

"Kerugian mencapai Rp 200 juta," sebut Abdul kepada Liputan6.com, Selasa sore (21/09/2021).

Sebelum melihat mobilnya terbakar, Abdul sedang melakukan salat tahajud sekitar pukul 04.00 WIB. Biasanya Abdul beribadah di dalam kamar, tetapi kebetulan saat itu ia menggelar salat dekat garasi di ruangan yang terpisah—jarak 5 meter—, sehingga bau hangus bercampur bensin yang berasal dari mobilnya segera tercium.

Mengetahui mobilnya terbakar, Abdul dibantu oleh anaknya langsung menarik selang dari kamar mandi lalu menyiram api yang mulai bergerak ke bagian depan mobil. Menurut Abdul, upaya pemadaman sampai api benar-benar pudur memakan waktu selama lebih kurang 40 menit.

Abdul sempat mendengar kaca belakang mobilnya meledak. Ia merasa bersyukur karena api bisa segera dipadamkan berkat keputusannya menggelar salat di dekat garasi padahal itu tidak pernah ia lakukan sebelumnya.

Jika tidak, menurut Abdul, api bisa saja menyolek mobil lain yang juga diparkir bersebelahan dengan jarak 20 sentimeter, berlanjut menjalarnya api ke dalam rumah termasuk membakar empat rumah milik tetangga. Abdul sangat yakin bahwa pelaku berniat mencelakan seluruh penghuni rumah.

"Mungkin, itu petunjuk dari Allah," ujar lelaki yang berprofesi sebagai advokat itu.

Sekitar pukul 06.00 WIB, Abdul menelepon polisi yang sampai saat berita ini ditulis masih melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV di rumah Abdul. Hasil rekaman menunjukkan bahwa pelaku berdiri di luar pintu pagar.

Pelaku menggunakan karet ban dalam yang telah dicincang serta kain untuk menyulut api, kemudian menyangkutkannya di galah agar api sampai ke mobil. Abdul curiga bahwa kejadian ini berkaitan dengan kasus yang sedang lembaganya tangani.

Simak video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel