Salut, Jenderal Kopassus Ini Perintahkan Anak Buah Bangun Jembatan

Rifki Arsilan
·Bacaan 3 menit

VIVATNI Kuat Bersama Rakyat. Slogan itu sepertinya tidak hanya sekedar isapan jempol semata. Prajurit TNI sejati pasti akan menanamkan motto itu di mana pun dia bertugas.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Komandan Korem 061/Surya Kencana, Brigjen TNI Achamd Fauzi. Jenderal Bintang Satu Kopassus yang baru menjabat sebagai Danrem 061/Surya Kencana pada tahun 2020 lalu kemarin mengunjungi salah satu desa tertinggal di daerah Sukabumi, Jawa Barat dalam rangka membuka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 yang akan diselenggarakan jajaran di bawahnya, Kodim 0607/Kota Sukabumi selama satu bulan kedepan.

Pada kesempatan itu, Brigjen TNI Fauzi meninjau secara langsung sejumlah infrastruktur di Desa Sundawenang yang merupkan salah satu desa tertinggal yang terletak di Kecamatan Parung Kuda, Sukabumi itu.

Tak panjang kalam, ketika Brigjen TNI Fauzi melihat sebuah jembatan yang menghubungkan dua desa yaitu Desa Palasari dengan Desa Sundawenang hanya selebar sekitar 1.2 meter dia pun langsung menginstruksikan anak buahnya untuk merubah dan membangun ulang jembatan yang menghubungkan dua desa tertinggal itu sebagai salah satu program dalam TMMD ke-110 Kodim 0607/Kota Sukabumi.

"Pembangunan jembatan akan diperlebar dengan lebar 4,5 m dan panjang 12,70 m," kata Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi kepada VIVA Militer, Rabu, 3 Maret 2021.

Selain akan membangun jembatan, lanjut Danrem, jajarannya telah merencanakan sejumlah pembangunan fisik lainnya di desa tertinggal itu, yaitu melakukan pembangunan atau renovasi terhadap 20 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan membuat Tanggul Penahan Tanah (TPT) jalan dengan panjang 50 m dan lebar 4 m. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya bencana longsor yang dapat mengancam warga desa sekitar.

Danrem menambahkan, selain melakukan pembangunan fisik, program TMMD yang akan dilaksanakan hingga tanggal 31 Maret mendatang mengagendakan beberapa program non-fisik yang akan mendekatkan para prajurit TNI di bawah jajarannya kepada masyarakat pedesaan.

"Beberapa kegiatan non-fisik seperti penyuluhan tentang KB Kes (Stunting, Pos Yandu dan Posbindu PTM), penyuluhan tentang pertanian dan peternakan, penyuluhan tentang wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, penyuluhan tentang Kamtibmas, penyuluhan tentang keagamaan, penyuluhan tentang COVID-19, serta penyuluhan tentang kegiatan penunjang kerja yang akan melibatkan beberapa pihak terkait dari unsur pemerintah daerah," ujarnya.

Lebih jauh lagi, Danrem Surya Kancana menjelaskan, desa yang telah ditetapkan sebagai lokasi TMMD para prajurit Kodim 0607/Kota Sukabumi itu merupakan desa yang belum tersentuh oleh pembangunan. Program TMMD yang ke-110 itu tentunya yang merupakan sarana untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengatasi serta meningkatkan akselerasi pembangunan desa.

"Dalam pelaksanaan pembangunan nasional ini tentunya berkat dukungan dari Bupati dan seluruh jajarannya, untuk itu saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, dan saya juga berharap agar Kegiatan ini dapat berjalan secara tepat sasaran sesuai waktu yang diinginkan," kata Danrem.

"Saya berharap program TMMD ini dapat meningkatkan kondisi ekonomi wilayah, baik dari hasil buminya, barang maupun jasa tentunya akan semakin baik. Karena itu berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat desa," tambahnya.

Untuk diketahui, turut hadir dalam pembukaan TMMD ke-110 Kodim 0607/Kota Sukabumi sejumlah pejabat daerah dan perwira TNI lainnya, diantaranya, Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Liaison TNI AU Kodam III/Siliwang, Kolonel Wayah Wahendra, Waaslog Kodam III Siliwangi Letkol Arm Novi Herdian, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo, dan Kapenrem 061/Surya Kencana Mayor Inf Ermansyah.

Baca: Otot Kekar Jenderal TNI Andika Taklukkan Jarum Suntik Vaksin Sinovac