Sambil Joget, Donald Trump Ajak Warga Memilih di Pemilu AS 2020

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Washington, D.C. - Hari ini, warga Amerika Serikat memilih siapa pemimpin mereka untuk empat tahun ke depan. Presiden Donald Trump kembali maju untuk periode kedua melawan mantan Wakil Presiden Joe Biden.

Pada hari Pemilu AS, Donald Trump mengajak pendukungnya agar tidak golput. Di Twitter, ia membagikan video musik yang dibuat pendukungnya.

Pada video itu, Donald Trump berjoget lagu YMCA seraya meminta warga memilih.

Selama ini, tim kampanye Donald Trump kerap menghadapi kesulitan untuk memilih lagu saat kampanye. Penyanyi Rihanna pernah meminta agar lagunya berjudul Don't Stop the Music agar tak dimainkan di kampanye Trump.

Penyanyi Pharrel Williams melakukan hal serupa setelah lagunya berjudul Happy dimainkan di acara Donald Trump.

Donald Trump pada umumnya "dimusuhi" oleh Hollywood. Tidak banyak nama besar di Hollywood yang terang-terangan mendukung Trump. Ini berbeda dengan Joe Biden dan Hillary Clinton yang mendapat dukungan dari para penyanyi dan aktor di AS.

Donald Trump menutup kampanye terakhirnya di Michigan, sementara Joe Biden, ditemani penyanyi Lady Gaga, menutup kampanye di Pennsylvania.

Kampanye Terakhir Pemilu AS 2020, Donald Trump Ucapkan Terima Kasih ke Pendukung

Ilustrasi Pilpres AS 2020, Donald Trump. (Liputan6.com/Abdillah)
Ilustrasi Pilpres AS 2020, Donald Trump. (Liputan6.com/Abdillah)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menutup kampanyenya di Grand Rapids, Michigan. Ia masih berkampanye hingga saat akhir sebelum hari Pemilu AS 2020.

Donald Trump menang tipis di Michigan pada Pemilu AS 2016. Michigan adalah negara bagian swing state yang dikuasai Partai Demokrat.

Pada ucapan penutupnya, Donald Trump berterima kasih pada pendukungnya dan berjanji akan membuat Amerika jaya lagi (Make America Great Again).

"Kita telah membuat Amerika kuat lagi, kita telah membuat Amerika bangga lagi, kita telah membuat Amerika aman lagi, dan kita akan membuat Amerika jaya lagi. Pergilah dan memilih. Terima kasih banyak," ujar Donald Trump, Selasa (3/11/2020).

Setelahnya, Donald Trump mengirimkan pesan lewat Twitter. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendukungnya.

"Kepada semua pendukung saya: terima kasih dari lubuk hati saya. Kalian telah hadir sejak awal, dan saya tak akan mengecewakan kalian. Harapan kalian adalah harapan saya, impian kalian adalah impian saya, dan masa depan kalian adalah apa yang saya perjuangkan tiap harinya!" ujar Donald Trump.

Mayoritas Orang Bernama Karen Dukung Joe Biden pada Pilpres AS 2020

Lady Gaga tampil dalam kampanye capres AS Joe Biden,  2 November, di Pittsburgh, AS. (AP Photo/Andrew Harnik)
Lady Gaga tampil dalam kampanye capres AS Joe Biden, 2 November, di Pittsburgh, AS. (AP Photo/Andrew Harnik)

Hampir 100 juta orang sudah lebih dahulu mengirimkan suaranya dalam early voting.

New York Times/Siena College turut mengumpulkan nama-nama orang yang memilih Trump atau Biden dalam survei. Hasilnya, mayoritas nama Richard mendukung Trump, sementara nama Karen memilih Biden.

Berdasarkan hasil survei yang dikutip Selasa (3/11/2020), lima besar pendukung Trump memiliki nama:

1. Richard (64 persen)

2. Thomas (61 persen)

3. William (58 persen)

4. Nancy (57 persen)

5. Michael (56 persen)

Mayoritas adalah nama laki-laki. Itu berbeda dengan pendukung Joe Biden.

Lima besar pendukung Joe Biden bernama:

1. Karen (60 persen)

2. Barbara (58 persen)

3. Lisa (54 persen)

4. Patricia (54 persen)

5. Elizabeth (53 persen)

Berdasarkan polling-polling di AS, Joe Biden juga dilaporkan lebih populer di kalangan pemilih perempuan.

Peta Hasil Pemilu AS 2020

https://projects.voanews.com/us-election-map-2020/?lang=id&voa%27%3E%3C/iframe%3E

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: