Sambut Hari Sumpah Pemuda, Ini 6 Milenial Berprestasi dan Menginspirasi

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia memiliki banyak kaum muda milenial yang berprestasi serta membanggakan bangsa dan negara Indonesia.

Terlebih di zaman yang semuanya serba digital, membuat kaum muda lebih ekspresif menonjolkan banyak hal positif dan lebih mudah untuk berkarier di berbagai bidang.

Bahkan tak sedikit di antara mereka yang bikin bangga Indonesia hingga di level internasional.

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober, berikut sederet sosok pemuda menginspirasi di Era Millenia dihimpun Liputan6.com

1. Peter Jonatan, Orkestrator dan dosen NEC

Peter Jonatan adalah sosok pemuda yang menginspirasi. Peter adalah seorang orkestrator, konduktor dan pianis sekaligus dosen Music Theory di New England Conservatory (NEC).

Dia mengaku saat ini tengah menyiapkan aransemen orkestra untuk Hari Sumpah Pemuda 2021 mendatang.

"Saya ingin lagu-lagu nasional dan daerah itu semakin megah saat dibawakan lewat aransemen orkestra. Dan momennya pas jelang 17 Agustus dan Sumpah Pemuda nanti," ungkap Peter kepada wartawan via sambungan telepon, Kamis 15 Juli 2021 lalu.

Peter kerap mengaransemen lagu Indonesia. Di konser ‘Legenda’ Beklee Indonesian Ensemble di Boston pada 2 Oktober 2019, dia mengaransemen lagu ‘Cendrawasih’ dari Papua Barat.

Selain itu, dirinya pernah mengaransemen orkestra lagu ‘Melati Suci’ dalam rangka HUT RI ke-73 dan lagu ‘Rayuan Pulau Kelapa’ saat HUT RI ke-75.

2. Nicholas Kurniawan, Pengusaha Ikan Hias

Pada perayaan Sumpah Pemuda tahun lalu, diadakan acara webinar yang bertemakan semangat Sumpah Pemuda lawan pandemi pada Selasa 27 Oktober 2021. Dalam acara tersebut membahas kisah anak muda yang menginspirasi, salah satunya Nicholas Kurniawan, pengusaha ikan hias.

"Masa pandemi bukan dijadikan momen bermalas-malasan bagi anak muda. Sebaliknya, dapat dijadikan peluang bagi seseorang untuk menggali potensi lain yang bisa dikembangkan," ujar Nicholas.

Di masa pandemi, pemilik Venus Aquatics ini tengah emikirkan cara untuk bertahan dengan mengamati situasi trend pasar.

Nicholas mengatakan menjadi seorang pengusaha harus inovatif, pantang menyerah dan kreatif. Bahkan usahanya diakui diminati oleh orang Indonesia.

“Misalnya saat budi daya ikan hias, setiap satu jenis ikan hias tentu ada masanya dan cara menyikapinya, yakni dengan mengikuti trend dan kebutuhan pasar. Hal ini yang buat bisnis saya tetap bertahan sejak usia saya 17 tahun hingga sekarang ini," kata Nicholas.

Usaha yang dijalani dengan pengalamannya, membuktikan Nicholas sudah mewujudkan impiannya menjadi perusahaan ikan hias yang maju.

3. Agnesia Walandouw, Koordinator Sea Soldier Surabaya

Agnesia Walandouw ditunjuk oleh Founder Sea Soldier Nadine Chandrawinata sebagai Koordinator Sea Soldier Surabaya pada 2015. Dia menjelaskan dirinya ditunjuk bermula dari dirinya yang aktif di komunitas pecinta gunung.

Tak hanya mendaki gunung, Nesia memunguti sampah digunung karena dirinya peduli terhadap lingkungan. Menurutnya sampah adalah masalah besar bagi lingkungan.

"Melihat track record kecintaan terhadap lingkungan ditunjuk Nadine Chandrawinata sebagai Koordinator Sea Soldier Surabaya pada 2015. Mulai dari situ untuk menjalankan Sea Soldier Surabaya dengan pergerakan kami di isi lingkungan. Sea Soldier bukan hanya fokus ke laut, tetapi lingkungan, sampah plastik, climate change," ungkapnya saat dihubungi Liputan6.com, Rabu 28 Oktober 2020 silam.

Nesia menyampaikan untuk mendorong seseorang agar memiliki kesadaran peduli lingkungan harus dilakukan sejak dini. Perlu usaha yang lebih besar untuk menciptakan kesadaran bagi orang dewasa dan orangtua.

"Kita jangan kapok dan jangan menyerah untuk sadarkan peduli lingkungan," ujar Nesia.

4. Kevin Sandjaya, Atlet Bulu Tangkis

Kevin Sandjaya merupakan atlet bulu tangkis ganda putra dan campuran Indonesia. Dia pernah menyumbangkan medali emas pada Pesta Olahraga Asia Tenggara pada tahun 2015.

Tahun 2017 dia bersama pasangan ganda putranya, Marcus Fernaldi Gideon diberikan penghargaan oleh Badminton World Federation (BWF) sebagai badminton terbaik seluruh dunia stelah meraih emas dalam ajang kejuaraan BWF Super Series di Dubai.

Dia juga masuk dalam daftar anak muda berprestasi versi Forbes 30 Under 30 Asia 2020.

5. Audrey Maximillian Herli, CEO Riliv

Maxi merupakan CEO Riliv dan juga co-founder di perusahan startup berbasis layanan kesehatan mental berupa meditasi dan konseling online dengan psikolog yang menopang gaya hidup sehat mental penggunanya.

Riliv sudah digunakan oleh lebih dari 150 ribu pengguna dengan aplikasi konseling dan meditasi online pertama di Indonesia. Riliv mendapat penghargaan istimewa dalam kategori Aplikasi Unik Terbaik 2019 dari Google Playstore.

6. Rahmat Adi Mulyono, Atlet Panjat Tebing

Adi berhasil membuat bangga nama Indonesia karena berhasil mendapatkan medali perunggu speed junior putra dalam ajang International Federation of Sport Climbing (IFSC) Youth World Championships yang berlangsung di Arco, Italia pada 2019 silam.

Dia juga berhasil meraih emas di IFSC Connected Speed Knockout 2020.

Lesty Subamin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel