Sambut KTT G20, Pemerintah Percantik Tol Bali-Mandara

Merdeka.com - Merdeka.com - Sejumlah pemimpin negara dunia seperti Presiden Amerika Serikat, Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping dikabarkan bakal menghadiri konferensi tingkat tinggi atau KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022 mendatang.

Pasca tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, rombongan tamu kehormatan bakal melalui Jalan Tol Bali Mandara untuk menuju Hotel Apurva Kempinski, yang merupakan venue utama perhelatan KTT G20 di kawasan Nusa Dua, Bali.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usaha PT Jasamarga Bali Tol (JBT) memastikan telah merampungkan proses beautifikasi dan penataan lansekap di Jalan Tol Bali Mandara, yang total memiliki panjang 12,7 km.

"Tol Bali Mandara ini akan digunakan sebagai jalur utama yang menghubungkan venue dengan kedatangan. Jadi mau tidak mau Jalan Tol Bali Mandara ini harus berbenah dalam rangka menyambut tamu yang ada," kata Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, I Ketut Adiputra Karan di Bali, Rabu (9/11).

Adi menjabarkan, setidaknya ada 9 langkah pekerjaan yang dilakukan sejak Desember 2021. Pertama, pengecatan ulang (coating) pada dinding barrier jalan tol.

Kedua, proses beautifikasi yang dilakukan dengan penanaman 756.800 bibit mangrove di interchange Ngurah Rai yang bakal membentuk formasi tulisan G20. Ketiga, penataan Bundaran Ngurah Rai dan perapihan tiga gerbang tol (GT), yakni GT Ngurah Rai, GT Nusa Dua, dan GT Benoa.

Pekerjaan kelima dan keenam, penggantian penutup saluran beserta manhole concrete barrier. Ketujuh, pemasangan ornamen pada tiang penerangan jalan umum (PJU). Selanjutnya, pekerjaan irigasi lansekap tol.

Terakhir, Jasa Marga berkolaborasi dengan anak usaha PT Bukit Asam Tbk, PT Bukit Energi Investama telah memasang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di enam titik Jalan Tol Bali Mandara, dengan kapasitas maksimum 400 kiloWatt peak (kWp).

Panjang panel surya untuk masing-masing titik tersebut km. Pasokan listrik yang didapatkan melalui PLTS tersebut akan menjadi sumber listrik yang ramah lingkungan untuk lampu PJU, kantor operasional, dan juga gerbang tol di Jalan Tol Bali Mandara.

"Kemudian ada PLTS. Ini memang sebenarnya sudah 2016 digagas, namun dulu ada kendala teknologi, biaya investasi besar. Hingga 2022 kita bisa kebetulan ada investor dari PTBA anak usahanya itu sedang merintis PLTS. Jadi kebetulan kami sudah berkomunikasi dengan PTBA sudah dikerjakan April sampai Agustus dan diresmikan September kemarin," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]