Sambut Lebaran, Kementan Gandeng TNI Gelar Pasar Pangan Murah di Tangerang Raya

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Melandainya pandemi Covid-19 dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1443 H, membuat Kementerian Pertanian mengadakan pasar pangan murah (PPM) di markas Kodim 0510/Tigaraksa, Minggu (24/4) pagi. Pasar pangan murah bakal menyediakan 12 pangan pokok berkualitas dengan harga terbaik.

Kegiatan ini melibatkan Kodam Jayakarta, khususnya Korem 052/Wijayakrama di wilayah Tangerang Raya, Provinsi Banten serta didukung Toko Tani Indonesia (TTI) sebagai pemasok utama.

Dukungan TNI pada Kementan disepakati dari hasil pertemuan Penanggung Jawab (PJ) Banten Kementan, Siti Munifah dengan Kasiter Korem 052/WKR, Kolonel Arm Mulyadi mewakili Danrem Brigjen TNI Rano Tilaar.

Kolonel Arm Mulyadi menegaskan TNI kerap dilibatkan oleh kementerian dan lembaga untuk mendukung kegiatan strategis maupun reguler seperti halnya Pasar Tani oleh Kementan.

"TNI siap mendukung kegiatan KL dan masyarakat melalui kegiatan Operasi Militer Selain Perang atau OMSP, untuk melaksanakan tugas nontempur seperti tugas kemanusiaan, penanggulangan bencana, dan dengan Kementan bagian dari dukungan pencapaian ketahanan pangan," kata Mulyadi.

Langkah PJ Banten sejalan harapan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tentang keterlibatan TNI dibutuhkan untuk membantu percepatan penyediaan pangan nasional. TNI, sejauh ini dinilai memiliki kemampuan mendampingi petani di seluruh daerah.

"Secara umum TNI siap mendampingi seluruh akselerasi dari program Kementan baik teknis maupun fisik. Kalau kesiapan pangan dalam negeri kita sudah cukup maka ekspor sangat terbuka lebar," katanya.

Hal senada dikemukakan Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi bahwa sesuai arahan Mentan Syahrul, maka kerja sama dengan TNI meliputi pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian serta pendampingan penerapan inovasi teknologi pertanian.

"Termasuk peningkatan kapasitas SDM pertanian dari inovasi teknologi, dalam mendukung ketahanan pangan," kata Dedi Nursyamsi mengutip arahan Mentan Syahrul.

Siti Munifah menambahkan melandainya dampak pandemi Covid-19 membuat tidak ada hambatan pada jalur distribusi pangan dan aktivitas perdagangan hasil pertanian melalui PPM.

"PPM merupakan upaya menghubungkan petani langsung ke konsumen tingkat akhir. Dengan demikian, produk pertanian yang dipasarkan jauh lebih segar berkualitas karena dibawa langsung oleh petani," kata Siti Munifah yang juga Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP).

Menurutnya, PPM di Tigaraksa akan menyediakan 12 pangan pokok berkualitas dengan harga terbaik serta dijajakan pula sayur dan buah segar serta berbagai produk olahan. Selain sebagai ajang pemasaran, juga diharapkan mampu mengatasi fluktuasi harga yang kerapkali terjadi di tingkat petani.

"Keberadaan PPM akan membuka akses pasar lebih luas dengan membawa langsung produk dari petani ke konsumen. Dengan demikian, petani bisa memperoleh keuntungan lebih baik dan harga di konsumen lebih kompetitif," kata Siti Munifah. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel