Sambut Musim Hujan, Sungai di Surabaya Selatan dan Barat Dikeruk

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pengerukan dan pelebaran saluran air kini mulai difokuskan di Surabaya bagian selatan dan barat. Di dua wilayah tersebut saat ini ada yang salurannya dilakukan pengerukan, pelebaran saluran dan juga membuat saluran persilangan.

"Mudah-mudahan nanti pada saat musim hujan bisa selesai semuanya," katanya, Senin (20/9/2021), dikutip dari Antara.

pihaknya juga terus memanfaatkan rumah pompa untuk mencegah genangan di Surabaya, beberapa perbaikan juga terus dilakukan supaya nanti bisa maksimal.

Eri juga memastikan bahwa perbaikan-perbaikan untuk mengurangi genangan air di Surabaya tidak masuk ke dalam refocusing anggaran. Sebab, yang direfocusing itu hanya pada kegiatan-kegiatan yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga perbaikan-perbaikan itu tidak dikurangkan.

"Kami bangun-bangun baru itu 2022, karena kami tidak ingin kalau kita refocusing akhirnya berdampak pada masyarakat, seperti banjir ini. Jadi, itu tidak dikurangi," katanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Buat Bozem

Eri sebelumnya mengatakan, pihaknya juga sudah meminta jajarannya membuat bozem atau tempat penampungan air hujan di kaswasan Tandes pada saat menjabat wali kota pada awal tahun 2021.

"Bozem itu sekarang sudah jadi. Bozem ini penting untuk menampung air di daerah tersebut, sehingga harapan kita tidak ada lagi genangan di daerah tersebut," katanya.

Menurut dia, Pemkot Surabaya terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi datangnya musim hujan. Berbagai upaya itu sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, mulai dari mengeruk endapan di saluran hingga menyelesaikan pembangunan bozem di Kecamatan Tandes.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel