Sampah Sumbat Parit, Air Sungai Meluap Rusak 7 Hektar Sawah

Hardani Triyoga, Diki Hidayat (Garut)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Luapan air bah dari sejumlah sungai dan parit di Kampung Cioray Hilir, Desa Nanjung Jaya, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, merusak sedikitnya tujuh hektar lahan sawah. Luapan air tersebut diakibatkan debit air yang tinggi ditambah banyaknya parit yang tersumbat sampah.

Salah seorang warga Kampung Cioray, Enggang mengatakan, luapan air tersebut merusak tanaman padi di sawah yang baru saja ditanam. Selain itu, beberapa hektar merupakan lahan sawah siap panen.

"Kalau rumah memang tidak ada yang terendam, hanya lahan sawah yang baru ditanam dan siap panen jadi rusak,” ujar Enggang, Minggu malam, 29 November 2020.

Kampung Cioray Hilir merupakan perkampungan berada paling hilir di Desa Nanjung Jaya. Sementara itu, tumpahan air dari lima desa di bagian atas, seluruhnya masuk ke wilayah Desa Nanjung Jaya.

"Akibatnya, debit air sangat tinggi ditambah sumbatan salah satu rumah jadi genangan air," kata Enggang.

Baca Juga: Banjir Bandang Melanda Merangin, Puluhan Hektare Sawah Rusak

Lanjut Enggang, sejauh ini kerugian petani akibat banjir diantaranya harus mengulang kembali penanaman padi. Pihaknya berharap pemerintah daerah turun tangan membenahi sistem irigasi.

Selain itu, masyarakat diimbau agar tak membuang sampah sembarangan.

"Hujan yang biasa saja ini bisa mengakibatkan genangan air. Apalagi jika hujan dengan intensitas tinggi," tuturnya. (ren)