Sampai Kapan Program Kartu Prakerja Ada?

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah berencana melanjutkan Program Kartu Prakerja hingga tahun 2023 mendatang. Bahkan Ketua Tim Pelaksana Program Kartu Prakerja, Rudi Salahuddin menyebutkan program ini akan berlangsung hingga masa jabatan Presiden Joko Widodo berakhir.

"Harusnya dengan komitemen pemerintah ini, Program Kartu Prakerja akan ada sampai masa jabatan Presiden berakhir," kata Rudi saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (16/6).

Rudi menjelaskan skema awal Program Kartu Prakerja hanya berupa pelatihan peningkatan kualitas pekerja. Namun karena terjadi pandemi, program ini pun digabungkan dengan program bantuan sosial.

"Skema awalnya ini kan program untuk meningkatkan skill pekerja tapi kemudian dijadikan instrumen untuk bantuan sosial," kata dia.

Kembali ke Konsep Awal

konsep awal
konsep awal.jpg

Dia berharap dalam waktu dekat program ini akan kembali kepada tujuan awalnya. Mengingat saat ini kondisi pandemi sudah mereda dan mobilitas masyarakat berjalan menuju normal.

"Kita harap di semester kedua ini kondisinya membaik dan bisa menjadi moda awal untuk pelatihan. Kita juga tidak membatasi siapa yang mau ikut program ini tapi sasarannya untuk orang-orang yang mau dilatih untuk re-skilling atau up-skilling," kata dia.

Rudi menjelaskan setiap tahunnya Program Kartu Prakerja mendapatkan modal sebesar Rp 10 triliun. Dana tersebut digunakan untuk menjalankan program peningkatan kemampuan pekerja yang selama 2 tahun ini dilakukan secara online.

"Kuota ini akan tergantung pelatihannya buat online atau offline. Kalau pelatihannya offline akan lebih besar dari yang dijalankan selama 2 tahun ini," kata dia. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel