Sampai Pemerintah Malang Turun Tangan Bantu Dualisme Arema

Satria Permana, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Kota Malang turun tangan membantu menyelesaikan dualisme dalam tubuh Arema. Kasus yang sudah berjalan sembilan tahun ini, diharapkan bisa selesai dalam waktu dekat.

Sejumlah Aremania, gabungan dari pendukung Arema Indonesia dan Arema FC, turun ke jalan dengan jargon Make Malang Great Again. Mereka melakukan demonstrasi kemarin, Senin 16 November 2020 di depan Gedung DPRD dan Balaikota Malang.

Aremania meminta Walikota Malang, Sutiaji, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika, dan Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata, untuk menjadi fasilitator agar Yayasan Arema melakukan dialog dengan Aremania sebagai upaya menuntaskan dualisme.

Gerakan Aremania disambut baik oleh Sutiaji. Dia berjanji bakal membantu mencari keberadaan Yayasan Arema demi menyelesaikan masalah ini.

Pun, dia akan melakukan pengecekan di Kementerian Hukum dan HAM demi meninjau siapa saja orang-orang aktif di tubuh Arema. Setelahnya, Yayasan Arema diharapkan secara internal bisa menuntaskan dualisme.

"Mereka datang dengan niat suci dan murni, ingin menyatukan orang yang berseteru. Itu mulia, dan minggu depan sudah ada kepastian, siapa sih sebenarnya orang-orang di yayasan. Kami akan lacak yang terdaftar di Kemenkumham, siapa Yayasan Arema," terang Sutiaji.

Aksi damai MMGA dipuji oleh Sutiaji karena berjalan kondusif dan tertib. Meski Aremania terdiri dari pendukung Arema Indonesia dan Arema FC, mereka bisa berbaur dengan baik demi masa depan klub.

"Kami ingin Arema kuat. Pengkhianat, bagi yang tak menghendaki bersatunya Arema," tegas Sutiaji.

Pihak MMGA bakal mengawal janji yang diumbar Sutiaji selama seminggu. Mereka berharap semua masalah bisa selesai karena sudah terlalu lama.