Sampaikan Maaf, Kapolda Metro Minta Masyarakat Tidak Berhenti Kritik Polisi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meminta maaf kepada seluruh masyarakat di wilayah hukumnya atas kinerja Polda Metro Jaya yang belum maksimal selama tahun 2021. Fadil meminta masyarakat untuk tidak berhenti mengkritik jajarannya sebagai bentuk evaluasi.

"Saya sebagai kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya memohon maaf atas segala kekurangan, atas perilaku anggota Polda Metro Jaya yang telah menyakiti perasaan masyarakat, kami akan terus bebenah, jangan bosan untuk mengkritisi kami dan memberi masukan ke kami," kata Fadil saat konfrensi pers rilis akhir tahun di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/12/2021).

Fadil menilai, kritik bagi dirinya adalah cara memperbaiki kinerja serta energi positif untuk pelayanan masyarakat di masa depan. "Karena kritik itu adalah energi buat kami dan kami bangga bisa bebenah untuk pelayanan masyarakat," jelas Fadil.

Tindak Aparat Tolak Laporan Masyarakat

Permasalahan di tubuh internal anggota Polda Metro Jaya selama tahun 2021, tercatat beragam. Mulai dari arogan, penolakan laporan, hingga kasus penembakan hingga dua orang meninggal dunia.

Kritikan terbaru, viral dan menyedot perhatian publik adalah kasus penolakan laporan oleh anggota polisi di Polsek Pulo Gadung bernama Aiptu Rudi Panjaitan.

Merespon itu, Polda Metro Jaya memberi sanksi demosi berupa pemindah tugasan yang bersangkutan ke Polda Papua Barat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel