Samsung Bangkitkan Teknologi Ponsel Jadul dari 'Kubur'

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah

VIVA – Salah satu kemajuan teknologi yang banyak disesali adalah, tidak lagi bisanya lepas pasang baterai pada perangkat ponsel. Padahal, skema baterai yang seperti itu bisa memperpanjang umur ponsel, di mana pengguna bisa melakukan penggantian baterai secara mudah.

Dilansir dari situs Gizmochina, Jumat, 29 Mei 2020, Samsung sempat mempertahankan idealismenya, masih menggunakan baterai lepas pasang meski hanya pada perangkat kelas bawah, seri Z. Sementara, merek lainnya sudah meninggalkan skema tersebut.

Baca juga: Tri Indonesia Dapat Rezeki Nomplok dari WhatsApp, Zoom dan Google

Menurut isu, pabrikan asal Korea Selatan itu akan kembali menerapkan baterai lepas pasang pada perangkat entry-level. Dilihat dari foto baterai yang beredar, model tersebut diidentifikasi dengan nomor model SM-A013F.

Model tersebut dipercaya sebagai Galaxy A01e. Rumor selanjutnya yang beredar adalah, perangkat tersebut sedang dalam masa pengembangan, memiliki daya 3.000 mAh dan memori internal 16/32 GB.

Kemungkinan, Samsung mendengarkan kerinduan penggemarnya pada sistem jadul ini. Harapannya adalah, produsen ponsel lain bisa mengikuti jejak yang sama meski itu hanya pada perangkat kelas bawah.

Sebelumnya, Samsung telah merilis Galaxy A01 pada Januari lalu yang dibanderol dengan harga Rp1,5 juta. Memiliki bentang layar 5,77 inci, ponsel tertanam daya 3.000 mAh dan bukan kategori baterai lepas pasang.

Menggunakan prosesor Snapdragon 439, perangkat memiliki kamera ganda di bagian belakang dengan lensa utama 13 MP dan depth sensor 2 MP. Sementara pada sisi depan, memiliki kamera selfie 5 MP.