Samsung Galaxy Z Fold 3 Bakal Pakai Kamera Canggih

Yunisa Herawati, Novina Putri Bestari
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebuah kabar menyebutkan, jika ponsel lipat Samsung berikutnya akan mengadopsi kamera bawah layar atau under display camera (UDC). Sebuah laporan menguatkan jika perusahaan memang telah mengembangkan teknologi tersebut.

Pengembangan ini dengan membuat kesenjangan antar piksel dibuat lebih lebar, dengan begitu memungkinkan cahaya bisa masuk. Hanya area di atas lensa yang memiliki celah lebih lebar untuk memengaruhi kualitas gambar.

Dilansir VIVA Tekno dari laman GSM Arena, Minggu 22 November 2020, diperlukan algoritma khusus diperlukan untuk memperbaiki gambar, sebab cahaya akan direfraksi oleh layer layar OLED. Kabarnya, modul kamera akan disuplai langsung oleh Samsung LSI.

Jika kabar ini benar, maka Samsung terus mengembangkan desain layar dari seluruh lini ponsel lipatnya. Generasi pertama, Galaxy Fold masih memiliki poni yang dikelilingi bezel tebal pada layar.

Sementara itu, Galaxy Z Fold 2 menggunakan layar Infinity O display. Penggunaan desain ini menjadikan layar lebih luas dibandingkan pendahulunya.

Sebagai perbandingan, layar depan Galaxy Fold hanya 4,6 inci lalu berubah menjadi 6,2 inci untuk Galaxy Z Fold 2. Hal yang sama juga terjadi pada bagian dalam perangkat, ponsel lipat pertama Samsung itu memiliki luar 7,3 inci dan lebih lebar pada penerusnya dengan 7,6 inci.

Selain itu, Samsung juga melakukan sejumlah perubahan dari Galaxy Fold ke Galaxy Z Fold 2. Mulai dari jumlah kamera, baterai juga adopsi engselnya.

Samsung mengurangi jumlah kamera dari Galaxy Fold memiliki enam kamera. Sementara Z Fold 2 hanya empat lensa, satu masing-masing di bagian depan dan dalam serta tiga tambahan di belakang ponsel.

Perusahaan Korea Selatan itu meningkatkan ponsel lipat salah sarunya dari sisi baterainya. Galaxy Z Fold 2 memiliki 4.500 mAh lebih besar dari pendahulunya hanya 4.380 mAh.

Pengadopsian engsel juga jauh lebih berkembang untuk ponsel lipat terbaru itu. Z Fold 2 mirip seperti Z Flip yakni bisa dibuka dalam sejumlah posisi seperti 75, 90 hingga 115 derajat.