Samsung Konfirmasi Hadir di CES 2022, Bakal Umumkan Galaxy S21 FE?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Consumer Electronic Show (CES) 2022 dipastikan akan tetap digelar pada padan 5 hingga 8 Januari 2022 dengan lokasi acara di Las Vegas, Amerika Serikat.

Sempat digelar secara online gara-gara Covid-19 pada awal tahun 2021, Consumer Technology Association, selaku penyelenggara ajang tahunan ini akan mengadakan CES 2022 secara offline atau tatap muka.

Meski sejumlah perusahaan teknologi ternama di dunia, seperti Amazon, Meta, hingga Twitter sudah menyatakan absen dari CES 2022, Samsung akan dikabarkan tetap hadir dalam ajang tahunan itu.

Mengutip Gizchina, Minggu (26/12/2021), Samsung akan menggelar sesi presentasi bertajuk "Together for Tomorrow" pada 4 Januari 2021--sehari sebelum CES 2022 berlangsung.

Disebutkan, wakil presiden dan kepala divisi mobile Samsung akan memberikan keynote dengan tema besarnya, "menunjukkan pengalaman yang dipersonalisasi dan terhubung sehingga dapat memperkaya kehidupan orang-orang."

Berdasarkan bocoran yang beredar saat ini, kemungkinan besar perusahaan akan mengungkap kehadiran Samsung Galaxy S21 FE di CES 2022.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Spesifikasi Galaxy S21 FE

Galaxy S21 FE hadir dengan panel layar Dynamin AMOLED berukuran 6.4 inci, refresh rate 120Hz, Snapdragon 888 dan Exynos 2100.

Sedangkan untuk RAM dan storage-nya akan hadir dalam beberapa piliha, mulai dari RAM 6GB/8GB dan memori berkapasitas 128/256GB.

Soal kamera, ponsel ini akan menggunakan kamera depan 32MP dan konfigurasi tiga kamera berkemampuan 12MP, 12MP, dan 8MP.

Amazon, Meta hingga Twitter Absen dari CES 2022

Di sisi lain, Amazon mengumumkan bakal menyusul beberapa raksasa teknologi untuk absen dari kehadiran luring di konferensi CES 2022.

"Karena situasi yang berubah dengan cepat dan ketidakpastian seputar varian Omicron, kami tidak akan lagi hadir di CES," kata juru bicara tersebut, seperti dikutip dari New York Post, Kamis (23/12/2021).

Perusahaan yang didirikan Jeff Bezos itu menyusul Meta, T-Mobile, Nvidia, Twitter, Pinterest, JPMorgan, PepsiCo, dan iHeartMedia, yang sebelumnya juga menarik diri dari kehadiran luring karena khawatir akan Covid-19.

(Ysl/Tin)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel