Samsung Lagi Kliyengan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Penjualan ponsel premium Samsung Galaxy S21 yang memiliki awal yang baik setelah mulai dijual pada awal tahun ini, namun memasuki enam bulan pertama 2021 hasil penjualannya tidak terlalu bagus.

Kiwoom Securities menyebut pengiriman Samsung Galaxy S21 sepanjang semester I 2021 sebanyak 13,5 juta unit. Angka itu lebih rendah dari hasil pengiriman periode yang sama tahun ini dari Samsung Galaxy S20 yang mengumpulkan 16,4 juta unit, serta Samsung Galaxy S10, yang memperkenalkan desain ulang besar-besaran, yang berhasil mengirim 37 juta unit.

Atas data tersebut maka jajaran Samsung Galaxy S21 disebut sebagai smartphone seri Galaxy S dengan performa terburuk dalam enam bulan pertama usai dirilis. Bahkan, berdasarkan data, seperti dikutip dari situs Gizmochina, Rabu, 4 Agustus 2021, penjualan jajaran Galaxy S mengalami penurunan secara bertahap setiap tahunnya.

Apakah ini pertanda banyak orang sudah kehilangan minat pada seri Galaxy S yang ikonik? Sayangnya, itu bukan satu-satunya kabar buruk bagi Samsung. Raksasa teknologi China Xiaomi berhasil menyalip Samsung menjadi merek smartphone terbesar di Uni Eropa untuk pertama kalinya pada kuartal II 2021.

Sekadar informasi, Xiaomi juga merupakan merek smartphone terbesar kedua di dunia saat ini. Selain itu, peluncuran iPhone 12 Apple telah sangat sukses, yang mungkin berkontribusi pada kinerja penjualan Samsung Galaxy S21 yang buruk.

Laporan sebelumnya juga memprediksi iPhone 13 menjadi lebih sukses, menunjukkan bahwa Galaxy S22 mungkin mengalami nasib yang sama jika Samsung tidak memiliki strategi kerja yang dimainkan.

Karena tidak akan ada Galaxy Note untuk tahun ini, maka Samsung akan terus mempromosikan seri Galaxy S21 di paruh kedua tahun ini untuk mendongkrak penjualan. Meski begitu, fokus Samsung pada seri Galaxy Z atau ponsel lipat mereka, tidak berubah.

Samsung kemungkinan akan berusaha untuk mengubah peluang dengan meluncurkan ponsel kelas menengah dalam beberapa bulan mendatang, serta menargetkan kategori dengan harga yang terjangkau.

Prosesor Exynos 2200 besutan Samsung yang akan datang dengan GPU AMD mungkin akan mempersempit kesenjangan kinerja saat berjalan di Galaxy S22. Chipset ini disebut-sebut lebih bertenaga dibandingkan Qualcomm Snapdragon 895.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel