Sandi instruksikan pengelola tempat wisata ambil momentum Nataru 2023

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menginstruksikan pengelola tempat wisata destinasi favorit dan sentra ekonomi kreatif agar mempersiapkan diri mengambil momentum libur Natal serta Tahun Baru (Nataru) 2022-2023.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan nasional pada Natal/Tahun Baru 2022/2023 adalah 22,4 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 60,6 juta orang.

"Kami instruksikan tempat wisata destinasi favorit dan sentra ekonomi kreatif agar mempersiapkan diri dengan baik memanfaatkan secara maksimal dengan terus melakukan inovasi, adaptasi, serta kolaborasi karena situasi krisis saat yang lalu ini sekarang tergantikan dengan suasana potensi cuaca ekstrem," kata Menparekraf dalam The Weekly Brief with Sandi Uno lewat keterangan resmi, Jakarta, Jumat

Di wilayah Jabodetabek, dia menyatakan potensi pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 12,3 persen atau sekitar 7,5 juta orang.

Destinasi-destinasi yang diperkirakan akan banyak dikunjungi antara lain Ancol, Ragunan, dan Taman Mini Indonesia Indah di kawasan DKI Jakarta. Selain itu juga kawasan Puncak dan daerah Bogor sekitarnya yang selalu menjadi tempat favorit wisatawan.

"Namun juga kalau kita lihat Bali dan lima destinasi super prioritas dan desa-desa wisata juga harus bersiap-siap untuk menerima kunjungan wisatawan," ujar Sandiaga.

Untuk wisatawan mancanegara, diperkirakan pelancong asal Amerika Serikat dan Austria banyak yang memanfaatkan momen libur Natal/Tahun Baru 2022/2023 berkunjung ke Indonesia. Belum lagi ditambah wisatawan dari lima negara penyumbang wisatawan terbanyak ke tanah air saat ini, yakni Australia, Singapura, Malaysia, India, dan Inggris,

"Kami mengimbau pemerintah daerah dan asosiasi usaha pariwisata untuk mendukung momen Natal dan Tahun Baru sebagai momentum kebangkitan dan kesiapan destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif serta fasilitas pendukungnya. Sehingga diharapkan dapat menghadirkan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan," ungkapnya.

Baca juga: Sandi resmikan restoran RI di Inggris sebagai upaya diplomasi kuliner

Baca juga: Sandi tampung masukan terkait penolakan pada sejumlah pasal RKUHP