Sandi resmikan gedung untuk pelaku ekonomi kreatif di Padang

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meresmikan Gedung Bagindo Azis Chan Youth Center di Padang, Sumatera Barat.

Menurut dia, gedung tersebut merupakan rumah atau wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Padang untuk berkreasi sekaligus berinovasi.

"Gedung dengan tiga lantai ini disiapkan untuk pusat kreativitas pemuda dalam menghasilkan karya dan ide-ide inovatif. Semoga ini bisa menjadi rumah dan titik awal untuk kebangkitan ekonomi kreatif bangsa kita, anak-anak muda di sini bisa belajar apapun ada animasi, digital, dan sebagainya,” katanya di Padang, Sumatera Barat, lewat keterangan resmi, Jakarta, Sabtu.

Kini, kontribusi ekraf Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada di posisi ketiga terbesar di dunia. Dari 17 subsektor ekraf, tiga subsektor yang menjadi penyumbang terbesar terhadap PDB nasional adalah kuliner, fesyen, dan kriya.

Baca juga: Sandi: Gernas BBI dorong 21 juta pelaku UMKM masuk ekosistem digital

Produk-produk yang dihasilkan oleh sebagian besar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menyumbang sebesar Rp1.100 triliun terhadap PDB Indonesia sepanjang tahun 2020.

“Kita sekarang sudah ada di posisi tiga dunia, setelah Amerika dengan Hollywood di posisi satu, kemudian Korea dengan K-pop di posisi kedua,” ujar Sandiaga.

Lebih lanjut, Menparekraf mengajak generasi muda mengangkat budaya lokal sebagai inspirasi untuk menciptakan kreativitas dan ide-ide lainnya.

“Saya yakin Youth Center ini menghasilkan ide baru yang positif. Untuk itu, gedung ini harus membuat event tiap pekan di level kelurahan,” ujarnya.

Selain itu, ia menginginkan gedung tersebut dipakai secara efisien untuk menghasilkan konten kreatif mengingat terdapat berbagai fasilitas pendukung. Mulai dari akses internet, ruang pameran, studio foto, studio musik, hingga working space.

Baca juga: Sandiaga apresiasi kesepakatan terkait "polusi suara" di Canggu-Bali

“Terakhir, tingkatkan sumber daya manusia untuk berpikir keberlanjutan lingkungan. Terlebih tahun depan World Islamic Entrepreneur Summit (di Sumatera Barat),” ucap dia.