Sandiaga Berbagi Cara Cepat UMKM Daerah Meraup Cuan

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Maluku dapat menciptakan lapangan kerja dan mendukung kinerja perekonomian lokal. Menurut Sandiaga, UMKM merupakan pencipta lapangan pekerjaan terbesar di Indonesia.

Menurut Sandiaga, UMKM juga dinilai mampu menekan angka kemiskinan di Indonesia. Kemiskinan yang dihadapi saat ini, kata Sandiaga karena masyarakat tidak memiliki peluang usaha dan tidak memiliki penghasilan.

"Di tengah-tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan, pelatihan ini adalah bagaimana mengurangi angka kemiskinan, memberikan bantuan dan solusi secara tepat sasaran kepada pelaku UMKM yang sangat tangguh ini," ujar Sandiaga saat menghadiri pelatihan pemanfaatan cangkang kenari menjadi olahan kosmetik, Senin (12/9). Seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, UMKM juga bisa memberikan solusi terhadap biaya hidup yang besar karena UMKM terbukti mempunyai daya tahan ketika perekonomian terdampak pandemi COVID-19.

"UMKM ini selalu mampu secara tangguh menyikapi masalah perekonomian, dengan beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi. Oleh karena itu, UMKM memiliki kemampuan menjadi juru selamat perekonomian terutama di Maluku," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Penggerak Maluku Manise (PMM) Irawati Salam menyebut pelatihan ini dihadiri lintas komunitas di Kota Ambon. Menurut dia, kenari merupakan komoditi unggulan yang ada di Ambon.

"Tujuannya selain mendapatkan ilmu bisa menciptakan lapangan kerja baru sesuai dengan target Pak Sandi 1,1 juta di tahun ini dan di 2024 4,4 juta," ucap Irawati.

Para peserta yang mayoritas pegiat UMKM dan emak-emak tersebut pun menyambut antusias. Nela Anggraeni dari UMK Sari Rasa mengaku tak menyangka buah kenari bisa dimanfaatkan menjadi produk kecantikan.

"Sangat bermanfaat banget sih buat kita selaku ibu-ibu, selaku pengusaha-pengusaha, siapa tahu buat penambah ekonomi di Ambon sini. Seneng banget sama Pak Sandi sudah dateng ke Ambon sini," kata Nela. [ded]