Sandiaga dorong masyarakat jadi entrepreneur dengan digitalisasi

·Bacaan 1 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendorong masyarakat agar menjadi entrepreneur dengan kemampuan adaptasi dalam menggunakan teknologi serta digitalisasi.

"Ini adalah peluang untuk kita gunakan, dan kesempatan ekonomi kreatif untuk onboarding ke dalam ekosistem ekonomi digital," kata dia secara virtual sebagaimana tertera dalam keterangan pers, Jakarta, Selasa.

Pandemi COVID-19 memberikan tantangan berupa disrupsi digital yang terjadi pada setiap lini, serta memunculkan berbagai peluang pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sandiaga memaparkan bahwa selama pandemi, Badan Pusat Statistik mencatat penjualan online tertinggi masih dipegang oleh sektor kuliner yang melonjak hingga lebih dari 1000 persen.

Hal ini menjadi alasan kuat bagi penggiat usaha kuliner untuk terus beradaptasi dengan teknologi dan melakukan inovasi penjualan.

"Kami melihat bahwa transaksi daring yang terus meningkat menjadi 3,1 juta transaksi per hari. Ini adalah peluang untuk kita gunakan, dan kesempatan ekonomi kreatif untuk onboarding ke dalam ekosistem ekonomi digital,” ujar Menparekraf.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya saat ini fokus menggenjot pergerakan wisatawan domestik untuk menghidupkan pariwisata kembali.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk menarik wisatawan nusantara, ucap dia, adalah dengan mengembangkan desa wisata.

Sebab, desa wisata disebut memiliki konsep wisata alam dan budaya yang diminati di masa pandemi.

Selain itu, ia menyatakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan terus mengembangkan wisata religi di Indonesia. Menparekraf dorong masyarakat jadi entrepreneur dengan optimalkan digitalisasi

“Lebih dari 11 miliar dolar AS dihabiskan oleh wisatawan Indonesia untuk berwisata di luar negeri. Salah satu yang bisa kita harapkan sambil kita menunggu kenormalan baru dalam berwisata religi di luar negeri, kita kembangkan wisata religi di dalam negeri," ucap Sandiaga.
Baca juga: Sandiaga apresiasi peluncuran buku 'Le Parle Covidnomics'

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel