Sandiaga: Hal Kecil Enggak Perlu Jadi Pemecah Belah Bangsa

Liputan6.com, Jakarta - Sandiaga Uno bersama Letjen TNI ( Purn ) Agus Sutomo melakukan pengukuhan terhadap 23 relawan yang bernama Relawan Siaga untuk Kemanusiaan. Relawan ini, akan segera dilaunching dalam sebuah aplikasi bernama Siaga.

"Di hari pahlawan ini kami bersyukur Relawan Siaga diluncurkan. Ini adalah aplikasi relawan berbasis teknologi digital untuk meningkatkan nilai luhur bangsa," kata Sandiaga saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (10/11/2019).

Dalam rangka hari pahlawan, Sandiaga yang menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Relawan Siaga untuk kemanusiaan mengatakan, bahwa Relawan Siaga bisa kembali melahirkan budaya dan nilai luhur warisan bangsa. Seperti budaya saling peduli, toleransi, dan gotong royong.

"Kita lihat 23 launching relawan dengan target 500 ribu relawan dalam waktu dekat akan bergabung dengan aplikasi ini. Ini menunjukkan bahwa inovasi dapat melestarikan nilai-nilai luhur bangsa," katanya.

Di sisi lain, Sandiaga juga berharap, Relawan Siaga bisa menjadi perekat bangsa dan merajut kembali masyarakat. Hal ini dikatakannya terkait fenomena polarisasi masyarakat sebagai dampak dari kontestasi demokrasi di tahun politik 2019.

"Saya yakin, hal kecil enggak perlu jadi pemecah belah, jadi ganjalan berbangsa dan bernegara," kata Sandiaga Uno.

Aplikasi Diluncurkan Awal Tahun

Sementara itu Ketua Umum Rikrik menambahkan, siapapun dapat menjadi relawan. Namun, akan melakukan pelatihan terlebih dahulu bersama Agus, selaku Ketua Dewan Pembina.

"Ini yang diluncurkan micrositenya. Seluruh relawan bisa daftar di www.siagaku.com. Aplikasinya diluncurkan awal tahun depan setelah relawan terhimpun dengan layak dan siap di kota-kota besar dan sudah mendapatkan pelatihan dari Agus supaya relawan siap saat aplikasi diluncurkan," katanya.

Reporter: Ronald Chaniago

Sumber: Merdeka.com

Saksikan video pilihan di bawah ini: