Sandiaga harap kolaborasi RI-Portugal kembangkan pariwisata dan ekraf

·Bacaan 1 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengharapkan pertemuan dengan Duta Besar Portugal untuk Indonesia Maria João Falcão dapat memperkuat hubungan bilateral antarkedua negara, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

“Saya berharap pertemuan ini menghasilkan kerja sama yang kuat antara kedua negara dan kita bisa saling berkolaborasi dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar pariwisata lebih berkualitas dan juga membuka lapangan kerja lebih luas, ” kata Menparekraf Sandiaga Uno di Jakarta, dalam keterangan pers, Jumat.

Pertemuan tersebut membahas beberapa potensi kerja sama bilateral di bidang parekraf, di antaranya pengembangan produk parekraf, tukar pengalaman terkait pengembangan pariwisata berkelanjutan, membagikan pengalaman terbaik (sharing best practice) pemasaran pariwisata, khususnya komunikasi branding online dan offline, serta pengetahuan pasar kedua negara.

Baca juga: Indonesia - Hongaria sepakat perkuat kerja sama pariwisata

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2018 tercatat jumlah wisatawan Portugal ke Indonesia mencapai 36.804 pengunjung.

Namun pada tahun 2020 jumlahnya berkurang karena pandemi COVID-19 yang membatasi mobilitas masyarakat.

Dalam hal ini, Dubes Portugal untuk Indonesia Maria João Falcão menyambut baik potensi kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Portugal.

Menurut dia, kerja sama ini dapat menggairahkan parekraf di kedua negara yang sempat terpuruk akibat pandemi.

Exchange of experience antara Portugal dengan Indonesia terutama dalam hal pariwisata berkelanjutan sangat diperlukan. Untuk itu, saya sangat bersemangat dalam menjalin kerja sama ini,” ungkap Maria.

Baca juga: Indonesia-Yunani akan perkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel