Sandiaga ingin padukan wisata kopi dan pantai di Lampung

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengharapkan adanya integrasi antara desa wisata kopi dan pantai di Provinsi Lampung.

"Beberapa waktu lalu saya pernah datang ke Desa Wisata Kopi Rigis Jaya di Lampung Barat, dan hari ini ke Pantai Tanjung Setia di Pesisir Barat. Harapannya nanti akan ada ekosistem pariwisata baru di dua daerah ini," ujar Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, di Pesisir Barat, Sabtu.

Ia mengatakan ekosistem wisata tersebut dapat terjadi dimana ada integrasi antara kedua daerah tersebut.

"Jadi yang menjadi daya tarik utama di sini, tapi nanti wisatawan bisa dapat kopi atau yang lainnya di daerah Liwa dan sekitarnya," kata Menparekraf Sandiag Uno.

Dia melanjutkan hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan perekonomian dan pariwisata bagi masyarakat di daerah sekitar.

Baca juga: Sandiaga: Kejuaraan selancar Krui Pro kian bangkitkan parekraf Lampung

"Di sini adalah ibu kotanya kopi dunia karena jenis Robusta sedang bangkit sebab ada banyak usaha kopi susu. Lalu Krui jadi lokasi selancar terbaik dunia, ini jadi kombinasi yang baik sekali untuk kebangkitan pariwisata," ucap Sandiaga Uno.

Ia mengatakan Lampung mampu mengambil peran dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk menyumbangkan 1,7 juta lapangan kerja baru.

"Jadi bisa dikembangkan desa wisata di sekitar dan Krui sebagai destinasi utama pariwisata bahari," kata Sandiaga Uno.

Selanjutnya pemerintah pusat akan mendukung dalam penyelenggaraan kegiatan pariwisata selanjutnya dan pembangunan infrastruktur.

"Kita bicara dengan bupati untuk kegiatan selanjutnya dan ada dukungan yang diberi seperti pembangunan infrastruktur dan penyelenggaraan kegiatannya, jadi nanti akan disinergikan semua agar ini menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi kita," ujar Menparekraf Sandiaga Uno.

Baca juga: Pemkab Pesisir Barat harap Pusat beri perhatian lebih WSL Krui Pro

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel