Sandiaga: Peningkatan SDM pariwisata di Danau Toba jadi prioritas

Subagyo
·Bacaan 1 menit

Menteri Pariwsata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan fokus 2021 di kawasan Danau Toba, bukan saja infrastruktur, namun juga persiapan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pariwisata.

"Jangan hanya berfikir infrastruktur. Tapi kesiapan dari segi talenta, SDM, produk Ekraf. Karena, ada 17 subsektor yang harus kita siapkan. Juga eventnya, kita harus siapkan Calendar of Event," katanya saat berkunjung ke kawasan Danau Toba, Rabu..

Ia mengatakan pemerintah menyiapkan Danau Toba sebagai ikon pariwisata baru di Indonesia, untuk itu segala infrastruktur dan fasilitas pariwisata akan dikebut agar selesai dalam waktu dekat ini.

"Selama setahun ke depan ini, apa yang bisa kita lakukan pilot project dan trial. Sehingga nanti ketika dibuka kita sudah siap menjadi ikon baru di pariwisata Indonesia," katanya.


Baca juga: Sandiaga: Pengembangan pariwisata Danau Toba libatkan banyak pihak

Baca juga: Luhut: Pandemi bukan halangan pengembangan kawasan Danau Toba

Danau Toba, lanjut dia, harus menjadi pariwisata berbasis keindahan alam, sport tourism, dan budaya. Hal ini, menjadi daya tarik khusus bagi wisatawan akan berkunjung ke danau terbesar di Asia Tenggara ini.

"Sehingga setelah pandemi, semua siap dengan produk-produk ekrafnya, destinasinya, kegiatannya, eventnya. Terutama tadi saya terpikir soal kegiatan berbasis olahraga, wisata berbasis alam, yang juga mengandung kelestaruan budaya kita," katanya.

Meski terpuruk dengan kondisi pandemi COVID-19 saat ini, ia optimis pemerintah Indonesia dapat mengarahkan kembali dunia pariwisata tanah air ini dengan langkah-langkah dan kebijakan dibuat demi kesejahteraan masyarakat.

"Karena kita ingin menggairahkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif. Agar membuka lapangan kerja supaya masyarakat di sini bisa sejahterakan," ujar Sandiaga.


Baca juga: Pemerintah memulai proyek pengembangan 10 desa wisata Danau Toba

Baca juga: Pariwisata Toba, delapan kepala daerah perlu tingkatkan koordinasi

Baca juga: BKPM ungkap peluang investasi pariwisata di Danau Toba