Sandiaga: Presidensi G20 tampilkan sisi terbaik alam dan SDM Indonesia

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan Presidensi G20 di Bali menampilkan sisi terbaik dari keindahan alam, sumber daya alam nan melimpah, keramahtamahan, serta sumber daya manusia Indonesia yang berkelas dunia.

“Seperti Presiden Joe Biden (Presiden Amerika Serikat) sampaikan kepada saya sebelum dia naik ke Airforce One, dia menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Indonesia. Jadi bukan hanya kita bisa menyelenggarakan G20 baik secara penyelenggaraan dan substansinya dengan Bali Deklarasi yang berhasil disepakati, tapi juga leadership (kepemimpinan) Indonesia oleh Bapak Presiden Jokowi sangat dihargai oleh pemimpin-pemimpin dunia,” ujarnya dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR yang dipantau secara virtual, Jakarta, Rabu.

Saat itu, lanjutnya, Sandiaga merasakan kebanggaan dan rasa syukur yang luar biasa bahwa Indonesia dianggap sebagai bangsa besar.

Menimbang hal tersebut, dia berterima kasih kepada rakyat Indonesia dan Komisi X yang telah memberikan bimbingan dan mendoakan yang terbaik atas kesuksesan penyelenggaraan G20.
Baca juga: Sandi: KTT G20 tingkatkan okupansi hotel di Nusa Dua hingga 70 persen

“Kita juga perlu meminta maaf jika dalam penyelenggaraan G20 ada kegiatan yang terganggu, lalu lintas yang sempat mungkin terdisrupsi atau yang mau mendarat di Bali agak tertunda. Ini karena kita ingin memberikan yang terbaik,” ucap dia.

Salah satu yang membuat Menparekraf terkejut ialah dampak promosi dari sisi pariwisata dan ekonomi kreatif atas penyelenggaraan G20.

Misalnya, ketika pertemuan Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak dengan PM Kanada Justin Trudeau di restoran Bumbu Bali yang menjadi pembicaraan seluruh dunia. Mulai dari pakaian yang dipakai oleh mereka, minuman yang diminum, makan sate bali dan sambel matah.

“Sekarang, restoran Bumbu Bali menjadi destinasi tersendiri,” kata Sandiaga.
Baca juga: Wamenparekraf: Tingkat kepuasan terhadap KTT G20 capai 88,20 persen

Selain itu, G20 juga membuat sejumlah produk ekonomi kreatif Indonesia naik kelas, seperti kain endek Bali yang dipakai para pemimpin dunia berjalan di karpet merah layaknya sedang fashion show.

“Saya tidak terbayang berapa nilainya dari promosi kain endek itu, mungkin kita akan menghitungnya. Karena memakaikan baju ke para pemimpin negara itu kan promosi yang sangat luar biasa,” ungkap Menparekraf.

Pertemuan antara Presiden AS dengan Presiden China Xi Jinping juga menjadi satu hal yang historik mengingat pasca terpilihnya Biden, mereka belum melakukan pertemuan secara fisik, dan akhirnya memilih Bali menjadi perjumpaan pertama mereka. Adanya pertemuan tersebut membuat seluruh mata dunia memandang Bali dan Indonesia.

Baca juga: OJK: Presidensi G20 RI ajarkan penerapan jiwa kepemimpinan