Sandiaga Uno: Alokasi Dana Hibah Pariwisata 2021 Naik Hingga Rp3,7 T

Dedy Priatmojo, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, memastikan bahwa bahwa dana hibah pariwisata masih akan dilanjutkan di tahun 2021 ini.

Hal itu menurutnya merupakan kelanjutan dari penyaluran dana hibah pariwisata 2020, yang totalnya mencapai hingga Rp2,2 triliun bagi 6.700 hotel dan 7.600 restoran.

"Tahun ini kita sudah mengalokasikan anggaran (hibah pariwisata) naik, di mana estimasinya antara Rp2,7-Rp3,7 triliun, itu yang kita ajukan," kata Sandiaga dalam telekonferensi di pembukaan Rakernas PHRI I 2021, Kamis 18 Maret 2021.

"Makanya Pak Menko (Airlangga) ini penting di lobi oleh teman-teman PHRI, karena bolanya di Pak Menko Perekonomian dan tentunya Bapak Presiden," ujarnya.

Sandiaga menambahkan, kelanjutan dana hibah pariwisata di 2021 ini antara lain adalah untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya, dan memulihkan ekonomi serta menyebarkan semangat kepada para stakeholder terkait di sektor pariwisata.

Hal itu demi melihat keprihatinan pada destinasi-destinasi super prioritas yang sudah lesu dalam setahun terakhir, sejak pandemi COVID-19 merebak setahun lalu.

"Termasuk di destinasi tulang punggung seperti Bali, Borobudur, dan Semarang, di mana mereka sudah satu tahun lesu. Jadi kita harus membangkitkan semangat mereka," kata Sandiaga.

Dengan adanya program vaksinasi COVID-19 yang saat ini masih terus digalakkan oleh pemerintah, Sandiaga optimis bahwa hal itu akan mendorong adanya reformasi struktural pasca bencana sebagaimana yang kerap terjadi di masa lalu.

Karena menurutnya, setiap krisis bangsa-bangsa di dunia termasuk Indonesia, selalu bisa melakukan reformasi struktural yang luar biasa setelahnya.

"Dan saat krisis pandemi COVID-19 kali ini, saya juga yakin bahwa kita akan mengalami kebangkitan berbagai sektor, termasuk sektor pariwisata, hotel, dan restoran, yang termasuk sebagai sektor yang sangat strategis," ujarnya.