Sandiaga Uno Apresiasi Penerapan Protokol Kesehatan di Ragunan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf) Sandiaga Uno memuji Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan karena telah memberikan contoh penerapamn protokol kesehatan di tempat wisata.

“Kami mengapresiasi penerapan protokol kesehatan yang diterapkan dengan ketat dan disiplin di sini,” kata Sandiaga saat di Ragunan, Jakarta, Sabtu, (1/1/2022).

Saat mengunjungi Ragunan, kata Sandiaga dirinya melihat pengunjung telah melaksanakan protokol kesehatan ketat dan tidak berkerumun satu sama lain.

Sandiaga mengatakan, dari data yang dia dapat jumlah pengunjung yang datang hari ini ke Ragunan mencapai 18.000 orang. Angka capaian tersebut berbeda dengan yang dimiliki Bali yakni sebanyak 12.000 orang.

Menurut Sandiaga, sebanyak 30.000 pengunjung juga sudah mendaftarkan diri secara daring (online) untuk berwisata ke Ragunan pada Minggu, (2/1/2021).

“Besok itu yang sudah mendaftar sudah 30.000 sebagai bagian dari pada perbandingan di sini, termasuk kunjungan ke Bali kemarin itu 12.000 yang menggunakan jalur udara. Berarti apa yang dicapai oleh Taman Ragunan adalah sesuatu yang harus kita syukuri,” ucap dia seperti dikutip dari Antara.

Melakukan Inovasi

Selain tempat wisata, Sandiaga juga bersyukur karena UMKM di sekitar Ragunan sudah mulai meningkat. Berbagai produk ekonomi kreatif seperti boneka ondel-ondel sudah mulai berjalan. Sandiaga pun meminta agar semua pihak bergandeng tangan melakukan inovasi agar bisa meningkatkan ekonomi rakyat.

“Dengan pendekatan-pendekatan kekinian, kita hadirkan satu terobosan ekonomi rakyat yang bisa menyentuh lini kehidupan masyarakat, yang bisa menggeliat kembali dan pariwisata ini tidak hanya membuat bahagia, tapi ada dampak konservasinya juga seperti di Ragunan ini,” kata Sandiaga.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel