Sandiaga Uno Bocorkan Akan Ada Program Bantuan Baru Genjot Pariwisata

·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa perayaan Idul Fitri atau Lebaran 2021 tahun ini memang masih penuh tekanan akibat Pandemi COVID-19.

Akan tetapi, dia melanjutkan, dengan berbagai inovasi dan kreativitas masyarakat Indonesia, segala tekanan akibat Virus Corona tersebut, bisa diminimalisir dengan banyaknya peluang usaha baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Adanya larangan mudik Lebaran kali ini juga rasa rindu ke handai taulan sedikit terobati dengan kiriman hampers sebagai produk kreatif," kata dia saat Halal Bihalal Virtual, Senin, 17 Mei 2021.

Dia mengaku, meski tidak ada mudik, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terbantu dengan program #EnggakMudikDibikinAsik. Melalui program ini, produk-poduk UMKM masih bisa terus mendapatkan permintaan.

"Alhamdulillah banyak produk UMKM ke sanak saudara handai taulan ke kampung halaman dengan produk ekonomi kreatif, kuliner, fesyen dan produk lain yang dikemas dan ditata dalam sebuah keranjang serta diberikan subsidi ongkir," paparnya.

Untuk itu, dia menekankan, meski sudah dua kali Idul Fitri Indonesia harus merayakan tidak dengan secara fisik bertemu keluarga, namun ini menjadi salah satu faktor pendorong tumbuhnya pergerakan di sektor ekonomi kreatif.

"Kita harus makin kreatif dan produktif ini kementerian yang terus gelorakan inovasi adaptasi dan kolaborasi produktifitas dan kreativitas harus menjadi unsur yang tidak terpisahkan agar kita bisa mengatasi masalah kesehatan," ungkap Sandiaga.

Baca juga: Kasus Antigen Bekas, Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat

Oleh sebab itu, Sandiaga memastikan, Kemenparekraf ke depannya akan terus meluncurkan program-program pendukung atau bantuan terhadap sektor-sektor tersebut. Supaya bisa cepat pulih dari dampak Pandemi COVID-19.

"Kami di Kemenparekraf akan meluncurkan program-program yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu agar kita bisa membantu 34 juta saudara-saudara kita yang terdampak Pandemi COVID," tegasnya.

Adapun program seperti Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE) dipastilkannya akan terus berjalan. Selain itu, akan diperkuat dengan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak) dan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment).

"Program CHSE akan terus kita dorong. Selanjutnya, 3M, 3T, jadi bagian yang tidak terpisahkan dari pariwisata kita dan dengan kita terus bergandengan tangan Allah bisa membukakan jalan agar ekonomi kita puli," ucap Sandiaga.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel