Sandiaga Uno: Enterpreneur Lokal Jadi Kunci Kebangkitan Ekonomi

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Menparekraf Sandiaga Uno menilai lewat program Beli Kreatif Lokal, pelaku usaha bisa kembali bangkit dari penurunan saat pandei Covid-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menilai kunci peningkatan ekonomi di Indonesia bergantung pada pelaku usaha atau Enterpreneur. Banyaknya pelaku usaha lokal dan konsumen produk lokal akan mendorong potensi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Mengacu data yang ditampilkannya, terjadi penurunan pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dari tahun 2019 dengan 2020 setelah terjadi pandemi Covid-19.

Pada sektor pariwisata, kedatangan wisatawan mancanegara turun sebesar 75,03 persen, sementara wisatawan nusantara turun sebesar29,93 persen. Kemudian, jumlah pertukaran mata uang asin turun sebesar 80,82 persen dan tenaga kerja bidang pariwisata berkurang 6,67 persen.

Sementara di samping sektor ekonomi kreatif yang juga mengalami penurunan, ada dua sektor yang meningkat selama pandemi Covid-19. Yakni sektor game dan developer, ia berharap sektor lainnya bisa terpacu untuk meningkat layakanya kedua sektor tersebut.

Kondisi saat ini, kata Sandiaga, perlu dijadikan sebagai ajang untuk mengatur strategi. Misalnya, meninjau regulasi yang kurang tepat saat dibuat sebelumnya atau membuat regulasi baru. Ia menambahkan kalau kunci peningkatan ekonomi saat ini ada pada enterpreneur atau pelaku usaha.

“Kuncinya adalah enterpreneur, Presiden Jokowi bilang kita harus bisa all-out,” kata Sandiaga Uno dalam sesi webinar Indonesia Bangkit Vol. 2 bertema Bangga Buatan Indonesia: Bangkitkan Ekonomi Nasional Melalui Industri Kreatif Lokal, Kamis (15/7/2021).

Slogan

Menparekraf  Sandiaga Uno saat Weekly Brief Meeting, 5 Juli 2021. (Liputan6.com/Henry)
Menparekraf Sandiaga Uno saat Weekly Brief Meeting, 5 Juli 2021. (Liputan6.com/Henry)

Sebagai dorongan kepada pelaku UMKM, ia mengatakan sebuah slogan berbunyi ‘Be Pandemic Winner’ sebagai rujukan kepada pelaku usaha untuk bisa bertahan selama pandemi.

“Saya lihat indonesia ini selain dari basis ekonomi kreatif yang kuat, tapi juga inovasi anak bangsa ini gak kalah dengan negara lain,” katanya.

Dalam meningkatkan ekosistem ekonomi lokal yang baik, katanya, selain mendukung dan bangga terhadap produk lokal, masyarakat juga perlu membeli dan menggunakannya produk tersebut. Jadi, ada aksi nyata terhadap hal yang dibanggakannya tersebut.

Di antara inisiatif yang telah dilakukan yaitu melalui konsep desa wisata sebagai wisata baru berbasis alam terbuka. Sandiaga menekankan, pihaknya senantiasa menciptakan ekosistem yang dapat mengakselerasi inovasi kreatif dari masyarakat desa dan anak muda.

Upaya tersebut tentu tidak bisa dilepaskan dari peran perbankan, baik dari sisi pembiayaan maupun penyediaan fasilitas transaksi yang sehat, aman dan nyaman.

Beli Kreatif Lokal

Salah satu langkah kontkret yang dilakukan adalah melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang diturunkan menjadi program Beli Kreatif Lokal oleh Kemenparekraf.

Gerakan ini merupakan upaya dalam mendukung pelaku ekonomi kreatif, terkhusus di subsektor fesyen, kuliner, dan kriya untuk kembali bangkit selama masa pandemi Covid-19. Kerja sama yang dijalin meliputi co-branding, penyaluran penjualan produk melalui platform transportasi daring dan marketplace terintegrasi.

Kemudian, pendampingan konsultasi hukum untuk pendirian badan hukum dan pengurusan sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual dan hal lainnya secara online.

Pada pelaksanaannya, Menparekraf mengatakan kalau ada beberapa aspek yang bisa didorong , misalnya peningkatan kualitas dan Sumber Daya Manusia di wilayah kecil seperti desa, kota/kabupaten, hingga lingkup provinsi.

“Mendukung pengembangan produk baik dari wilayah desa kreatif, kota/kabupaten, serta tingkat provinsi,” katanya.

Ia menambahkan melalui program Aksilarasi atau Aksi Selaras Sinergi ini, harapannya dapat meningkatkan inkubasi dalam sektor ekonomi kreatif. Ia optimistis dengan bekerja sama, tujuan bangkitnya ekonomi di Indonesia bisa tercapai.

Kedepannya, Menparekraf berharap Indonesia bisa menjadi kiblat sektor ekonomi dunia. Misalnya, dengan potensi rempah-rempah yang dimiliki dan beragam di tiap wilayah di Indonesia.

“Kalau Mendag ingin kita jadi kiblat fesyen islam atau makanan halal, saya ingin buat Indonesia juga jadi kiblat dapur dunia, karena banyak rempah-rempah yang kita miliki,” tutupnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel