Sandiaga Uno Ingin Uji Coba Alat Sanitasi Udara Karya Peternak Ayam di Ajang G20

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno terus berupaya memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pada 2022 demi mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Salah satu strateginya dengan menggandeng inovasi anak bangsa untuk menghasilkan produk buatan dalam negeri guna meminimalisir penularan Covid-19.

Sandiaga menerima secara simbolis mesin Zerocov (Zero Covid) atau alat sanitasi udara yang bisa membasmi virus, kuman dan bakteri di udara maupun di permukaan benda dalam ruangan.

Sandiaga berharap Zerocov bisa memberikan kontribusi dan manfaat besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di industri perhotelan & Meeting, Incentive, Conference and Exhibition (MICE).

Nantinya alat ini akan diuji coba saat event G20 World tepatnya saat Tourism Day 2022. "Nanti mesin Zerocov ini kita akan persyaratkan bagi event G20, World Tourism Day yang akan di sini juga, dan kegiatan lain yang akan kita lakukan,” ujar dia, Senin (27/12/2021).

Zerocov juga sudah terdaftar Paten bersama dengan BRIN dan mendapatkan Surat Keterangan produk sebagai Evaporative Air Cooler dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) sesuai dengan Permenkes R.I No.62 Tahun 2017 tentang Izin Edar Alat Kesehatan, Alat Kesehatan Diagnostik In Vitro, dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga.

Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan dan Teknologi BRIN, Agus Haryono, menuturkan jika Zerocov diinovasi dengan kombinasi tiga teknologi yaitu disinfektan, sinar ultraviolet, dan ion negative, tidak hanya melindungi namun juga menyerang dan membunuh virus dan bakteri.

Zerocov juga telah melalui uji kelistrikan, uji karakteristik bahan kimia untuk disinfektan, dan uji perangkat sterilisasi zerocov.

"Zerocov juga telah melalui uji empiris, terbukti ampuh membunuh virus dan aman untuk digunakan sehari-hari. Zerocov merupakan hasil kolaborasi anak bangsa antara peneliti dan swasta sehingga menciptakan produk inovasi untuk percepatan penanganan Covid-19," jelas dia.

Dibuat Peternak Ayam

Zerocov adalah hasil pengembangan invensi Wirawan Darmana selaku Direktur Utama Zerocov Inovasi Indonesia (ZII).

Pada 2004, pria yang juga pemilik peternakan ayam di Ciawi, Jawa Barat ini pernah memakai sebagai alat disinfektan dan sinar ultraviolet demi melindungi ayamnya saat krisis flu burung melanda.

Disebabkan terbukti sangat membantu saat krisis flu burung, pada 2020 Wirawan mengembangkan alat tersebut, bekerja sama dengan periset dan peneliti dari Pusat Riset Elektronika dan Telekomunikasi dan Loka Penelitian Teknologi Bersih, Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Teknik BRIN, untuk manusia demi memitigasi penyebaran virus.

Pengujian tersebut menunjukkan hasil yang baik untuk Zerocov dapat digunakan sebagai alat sanitasi ruangan yang dapat membunuh mikroorganisme (virus, bakteri, dan kuman).

“Pak Wirawan cerita, beliau uji coba di tempat beliau beribadah, ternyata dalam periode selama COVID-19 ini berhasil paling tidak belum ada kasus sampai hari ini, tidak ada transisi lokal didapatkan dari tempat ibadahnya. Saya kira ini bisa menyasar di tempat ibadah, maupun tempat publik lainnya. Di sinilah game changer-nya, kita ingin lebih sehat pasca-pandemi, ingin masyarakat kita lebih kuat, inilah yang sangat membanggakan," ujar Sandiaga menanggapi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel