Sandiaga Uno Kembangkan Wisata Pulau Tak Berpenghuni, Siapa Minat?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Indonesia tengah menggenjot kinerja sektor pariwisata. Upaya ini dilakukan demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, saat ini wisata bahari ke pulau-pulau tengah diminati masyarakat. Untuk itu, pihaknya akan mengoptimalkan wisata ke pulau tidak berpenghuni.

"Berkaitan dengan pulau pulau tersebut ini masuk kolom wisata minat khusus yautu wisata bahari," kata Sandiaga dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (3/1/2021).

Wisata bahari kata Sandiaga, memperlihatkan tren pertumbuhan positif baik dari segi permintaan maupun peluang wisata. Misalnya Pulau Pangkajene atau Pangkeb di Sulawesi Selatan.

"Sulawesi Selatan memiliki begitu banyak keberagaman dari destinasinya termasuk pulau-pulau yang tidak berpenghuni maupun berpenghuni. Kita akan dorong," jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan meminta Poltekpar Makasar untuk memetakan potensi wisata bahari ini. Kemudian, Kemenparekraf juga akan mendesain paket wisata.

"Kebetulan kita punya Poltekpar Makasar, akan kita minta memetakan dan kita buatkan paket wisatanya untuk kebangkitan ekonomi kita khususnya pariwisata dan ekonomi kreatif," tandasnya.

Reporter: Anggun P Situmorang

Sumber: Merdeka.com

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sandiaga Uno Minta Penyelenggaraan Formula E Juga Tekankan Potensi Pariwisata

Menteri Pariwisata dan Eknomi Kreatif Sandiaga Uno memberi sambutan pada ADWI 2021 di Jakarta, Selasa malam (7/12/2021). Ada tujuh kategori penilaian yang ditetapkan, yaitu homestay, toilet, suvenir, desa digital, CHSE, konten kreatif, serta daya tarik wisata. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Menteri Pariwisata dan Eknomi Kreatif Sandiaga Uno memberi sambutan pada ADWI 2021 di Jakarta, Selasa malam (7/12/2021). Ada tujuh kategori penilaian yang ditetapkan, yaitu homestay, toilet, suvenir, desa digital, CHSE, konten kreatif, serta daya tarik wisata. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf) Sandiaga Uno menilai Formula E bukan hanya acara olahraga otomotif, tetapi juga pariwisata. Sehingga dia berharap penyelenggaraan Formula E juga menekankan potensi pariwisata.

Sandiaga meminta rencana penyelenggaraan Formula E diikuti rangkaian prakegiatan seperti Costume Electrical Show hingga pelibatan kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Seperti kita menyiapkan Asian Games, bahwa ini tidak bisa hanya evennya tapi harus ada pra-even harus ada, kegiatan-kegiatan seperti costum electrical show maupun juga pelibatan UMKM," ujar Sandiaga di Taman Impian Jaya Ancol, Sabtu, (1/1/2022).

Gelaran balap mobil elektrik itu rencananya digelar pada 4 Juni 2022 di Ancol. Ancol ditunjuk sebagai lokasi sirkuit Formula E setelah melalui kajian panjang Formula E Operations (FEO) sebagai wakil federasi otomotif internasional (FIA).

Kawasan Ancol dipilih karena merupakan tempat dinamis dan ikonik di DKI Jakarta. Selain itu dinilai tidak akan mengganggu prasarana jalan masyarakat yang lain.

Sandiaga mengatakan berbagai kegiatan yang akan berlangsung pada 2022 dapat menjadi sinyal kebangkitan ekonomi dan pariwisata.

"Otomotif Sport Tourism ini yang kita kerja samakan dengan IMI (Ikatan Motor Indonesia) dan lain-lain, bisa mendatangkan kegiatan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Bagi saya tahun 2022 adalah tahun kebangkitan. Kita harus bersatu padu dan lihat secara keseluruhan bahwa kita harus Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama)," kata dia seperti dikutip dari Antara.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel