Sandiaga Uno: MotoGP Mandalika Harus Sukses, Tak Ada Celah untuk Kesalahan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meninjau langsung kesiapan di sekitar dan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/1/2021). Sandiaga meninjau langsung beberapa isu yang harus diselesaikan jelang balap MotoGP pada Maret 2022.

Selain infrastruktur di dalam sirkuit, Sandiaga Uno juga mengecek kesiapan akomodasi, pra event hingga promosi produk wisata dan ekonomi kreatif sebagai upaya mendukung kesuksesan acara tersebut.

"Intinya kami memastikan beberapa persiapan yang menjadi tugas kami. Kita punya 65 hari lagi dan pekerjaan rumah (PR) kita sangat berat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (12/1/2022).

Hal ini karena selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga harus menyiapkan pre event ekonomi kreatif, produk-produk ekonomi kreatif dan bagaimana Indonesia memberikan sinyal bahwa perhelatan MotoGP ini menjadi kebangkitan ekonomi.

"Kami laporkan, persiapan terus kita kerjaan. Kami di pemerintah fully support dan ini arahan dari presiden bahwa MotoGP ini harus sukses dan tidak ada celah untuk membuat kesalahan atau no room for error," tambah Sandiaga.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Catatan Sandiaga

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meninjau langsung kesiapan di sekitar dan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/1/2021). (Dok Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meninjau langsung kesiapan di sekitar dan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/1/2021). (Dok Kemenparekraf)

Sandiaga juga mengarahkan kepada para stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif untuk segera melakukan giatkan koordinasi, sinkronisasi, harmonisasi. Tunjukan kesiapan Indonesia dan manfaatkan momentum ini untuk penciptaan lapangan kerja, semangat untuk kebangkitan ekonomi tanah air.

"Karena kita ingin, MotoGP ini dapat berdampak pada masyarakat setempat. Tadi pagi saya berkeliling dan menemukan beberapa catatan seperti penerangan dan air yang kita akan koordinasikan dengan ITDC, dari sisi teknis sudah ditangani oleh tim yang sudah berpengalaman untuk menangani balap tingkat internasional," katanya.

"Untuk fasilitasnya juga sudah kita inspeksi bahwa fasilitas yang ada di sini (Sirkuit Mandalika) juga sudah berstandar internasional," ungkapnya.

Sandiaga juga mengajak masyarakat dan komunitas pecinta anjing atau K9 lovers atau animal lovers untuk ikut dengan pemerintah setempat membantu mensolusikan keberadaan dari anjing-anjing liar yang ada di sekitar kawasan.

"Karena ada beberapa anjing yang tertabrak dan dikhawatirkan terdapat kecelakaan mungkin dapat berakibat fatal bagi para pengemudi jika mencoba menghindari anjing-anjing ini. Kita ingin MotoGP ini berjalan sukses dan masalah sekecil apapun dilakukan dengan pendekatan yang bijaksana," katanya.

100 Ribu Pengunjung

Foto aerial perkembangan pembangunan Sirkuit Jalan Raya Mandalika yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kamis (14/1/2021). Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengabarkan perkembangan pembangunan Sirkuit sudah mencapai 42,98 persen. (foto dok MGPA)
Foto aerial perkembangan pembangunan Sirkuit Jalan Raya Mandalika yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kamis (14/1/2021). Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengabarkan perkembangan pembangunan Sirkuit sudah mencapai 42,98 persen. (foto dok MGPA)

Perhelatan MotoGP Indonesia 2022 diprediksi akan dihadiri oleh 100 ribu pengunjung dari dalam atau luar negeri. Terkait akomodasi, pihaknya akan pastikan terlebih dulu jumlah penonton yang sudah terverifikasi dengan tingkat keterisian kamar hotel di sini.

"Nanti sebagai alternatifnya bisa diarahkan ke homestay, cabin, atau glamping hingga cruise dan juga keterlibatan masyarakat setempat. selain itu ada juga penerbangan shuttle dari Bali atau Surabaya Banyuwangi yang bisa dijadikan alternatif," ujarnya.

"Ini berita baik dan tantangan bagi kita untuk mempersiapkan akomodasinya. Intinya perhelatan MotoGP ini dapat memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat NTB khususnya," ungkap Sandiaga.

Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga juga mengajak salah satu pemilik homestay Kuta Circle Homestay Haji Salamiah yang menjadi perwakilan dari masyarakat untuk hadir menyaksikan MotoGP langsung bersamanya.

Haji Salamiah mengaku saat gelaran World Superbike (WSBK) beberapa waktu lalu ia sangat antusias menyambut. Lantaran sangat antusiasnya ada ajang balap motor internasional itu Ia menonton dari atas bukit lantaran tidak mampu untuk membeli tiket.

"Saya undang Pak Salamiah duduk dekat saya saat gelaran MotoGp, supaya tidak duduk di atas bukit lagi untuk menonton," ajak Sandiaga.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel