Sandiaga Uno Puji Pengembangan Kota Tarakan dan Minta Ikut Ajang Desa Wisata

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno memuji Kota Tarakan. Pria kelahiran 28 Juni 1969 ini mengaku pernah mengunjungi Kota Tarakan dan melihat banyak potensi yang telah dikembangkan di Kota Tarakan.

Saat mengunjungi Kota Tarakan, Menparekraf Sandiaga melihat sendiri kawasan Mangrove, budidaya rumput laut, udang, kerang, serta kepiting. Bahkan Sandiaga mendorong agar desa yang mengembangkan budidaya tersebut mengikuti ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022.

"Ini mohon juga bisa didaftarkan untuk desa wisata," pintanya kepada Wali Kota Tarakan, Khairul.

Hal itu Sandiaga sampaikan dalam Forum Ekonomi Merdeka, Senin (28/2). Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia dibuka hingga 31 Maret 2022. Diharapkan sedikitnya 3.000 desa masuk dalam ajang ini. Terdapat tujuh kategori yang dilombakan yaitu daya tarik pengunjung yang memiliki keunikan dan keaslian alam dan buatan, homestay, suvenir, digital dan kreatif, toilet umum, CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability), dan kelembagaan desa.

Sementara Wali Kota Tarakan, Khairul mengungkapkan, daerahnya berupaya memulihkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 dengan mengembangkan daerah pariwisata yang selama ini hampir tidak tersentuh. Mulai dari wisata alam, kuliner hingga wisata budaya.

"Tarakan memiliki potensi pariwisata yang banyak, cuma selama ini belum tergarap dengan baik," ujar Khairul dalam Webinar Forum Ekonomi Merdeka bertajuk 'Indonesia Bangkit 2022'
yang digelar Merdeka.com.

Khairul menyebutkan, Tarakan menyimpan wisata sejarah peninggalan Perang Dunia ke-2 di Asia Pasifik dimulai dari Tarakan. Di Tarakan masih banyak peninggalan sejarah, seperti meriam, bunker, dan makam-makam tentara sekutu dan Jepang.

"Sedang kami upayakan restorasi dan ini akan kami jadikan sebagai cagar budaya untuk menjadi satu destinasi wisata. Apalagi yang kita tahu, tidak seluruh Indonesia memiliki situs sejarah seperti ini," jelas dia. [hrs]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel