Sandiaga Uno Sambut Baik Kolaborasi 7 BUMN untuk Bangkitkan Pariwisata

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mendukung upaya Kementerian BUMN dalam mengkolaborasikan ketujuh BUMN melalui penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) tentang Kolaborasi Program Strategis BUMN Ekosistem Pariwisata.

Menurutnya, MoU ketujuh BUMN Pariwisata dan Pendukung sebagai value creation berbasis alignment of interest. Sandiaga Uno menyatakan dukungannya 100 persen atas kolaborasi yang dilakukan ketujuh BUMN tersebut.

"Saya menyebut ini sebagai value creation berbasis alignment of interest yang fokus pada sektor pariwisata dan saya yakin dengan Kementerian BUMN yang dipimpin Pak Erick, inovasi, kolaborasi dan adaptasi ini dapat dihadirkan dalam bentuk holding,” kata Sandiaga Uno, saat menghadiri MoU ketujuh BUMN tersebut, Rabu (10/3/2021).

Ia menginginkan penggabungan ketujuh BUMN ini tidak hanya langkah korporasi saja tetapi juga menginspirasi bagi bangsa ini.

Senada dengan Sandiaga Uno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga menyatakan dirinya memberikan dukungan yang maksimal pada kolaborasi ini.

"Saya sangat mendukung momen-momen ini karena saya lihat idenya sangat bagus dan Insya Allah ini akan memberikan kita kemudahan-kemudahan, khususnya melakukan suatu sinergi dan kita bisa mendukung pariwisata menjadi andalan nasional,” ujar Menhub Budi.

Menurut Menhub, jika dilihat di bidang transportasi yang merupakan salah satu pendorong ekonomi, maka apa yang kita hasilkan adalah konektivitas dari satu tempat ke tempat lain, kita memang berusaha mempermudah aksesibilitas apalagi untuk kepentingan pariwisata dan untuk UMKM.

“Sehingga saya berusaha untuk memberikan dukungan yang maksimal pada penggabungan ini melalui upaya mewujudkan sistem transportasi yang baik," kata Menhub.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

Memulai Proses Kerja Sama

Gedung Kementerian BUMN (dok: Humas KBUMN)
Gedung Kementerian BUMN (dok: Humas KBUMN)

Adapun kolaborasi 7 BUMN yang ditandai dengan penandatanganan MoU hari ini merupakan upaya membentuk pasar (demand creation) oleh Tim PMO Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, sebagai langkah awal sebelum holding terbentuk.

Adapun proses pembentukan Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung saat ini masih terus berjalan. Walaupun Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung masih dalam proses pembentukan.

Namun ketujuh BUMN tersebut sudah memulai proses kerja sama dan melakukan transformasi di berbagai area untuk menyiapkan diri melayani masyarakat secara lebih baik dengan memastikan ketersediaan produk dan layanan pariwisata yang berkualitas, terjangkau dan terintegrasi.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir menambahkan, holding ini untuk meningkatkan sinergi BUMN-BUMN pada sektor pariwisata dan pendukung serta mengoptimalkan potensi dan peran BUMN.

“Tujuan Holding pariwisata dan pendukung untuk mendorong pelaksanaan inisiatif-inisiatif lintas sektor yang terintegrasi, pengembangan infrastruktur pariwisata dan pendukung, peningkatan daya saing, dan penguatan kemampuan pendanaan di masa depan,” pungkas Erick Thohir.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: