Sandiaga Uno sebut UMKM di Maluku dapat ciptakan lapangan kerja

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Maluku dapat menciptakan lapangan kerja dan mendukung kinerja perekonomian lokal.

"Sangat penting UMKM itu, karena ia pencipta 97 persen lapangan kerja. Kemiskinan yang kita hadapi ini karena masyarakat tidak memiliki peluang usaha dan tidak memiliki penghasilan," kata Sandiaga Uno usai mengunjungi pameran UMKM di Maluku City Mall (MCM) Ambon, Minggu.

Menurut dia, UMKM juga bisa memberikan solusi terhadap biaya hidup yang besar karena UMKM terbukti mempunyai daya tahan ketika perekonomian terdampak pandemi COVID-19.

"UMKM ini selalu mampu secara tangguh menyikapi masalah perekonomian, dengan beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi. Oleh karena itu, UMKM memiliki kemampuan menjadi juru selamat perekonomian terutama di Maluku," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Sandiaga yang bertemu dengan 20 UMKM Maluku, mengaku akan memberikan dukungan kepada pelaku usaha melalui pemasaran, kemasan, serta pembiayaan.

Baca juga: Kemenparekraf optimalkan program penguatan UMKM di Manggarai Barat

"Karena kita punya program akses pembiayaan dan terakhir tadi kita sudah janji juga terkait pendampingan untuk ke depan agar UMKM ini terus naik kelas,” katanya.

Ia pun mengharapkan Pemerintah Kota Ambon serta Provinsi Maluku dapat bersinergi mendorong pertumbuhan UMKM yang terbukti telah menjadi tulang punggung kebangkitan perekonomian Indonesia.

"Saya berharap kita juga bisa bekerja sama dalam membangkitkan peluang usaha terutama kepada para pelaku UMKM dalam rangka menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024," katanya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menambahkan UMKM merupakan salah satu hal yang sangat mendorong dan membantu dalam peningkatan perekonomian di Kota Ambon.

Selama ini, pemerintah kota telah meluncurkan beberapa kegiatan untuk memberikan ruang bagi UMKM dalam rangka memberikan usaha atau aktivitas masyarakat.

"Bahkan kami sudah menyiapkan pojok-pojok kota untuk UMKM memasarkan produk mereka di situ. Dan ada kewajiban bagi ASN, itu setiap tanggal 7 harus berbelanja di UMKM," kata Bodewin.

Baca juga: Sandiaga Uno harap badan otorita berubah status jadi KEK pariwisata

Baca juga: Pemerintah siapkan paket wisata di 6 kota jelang Piala Dunia U-20