Sang Adik Ungkap Alasan Di Balik Performa Mario Balotelli Musim Ini

Bola.com, Jakarta - Mario Balotelli tak sanggup membawa Brescia bersaing di pentas Liga Italia Serie A 2019-2020. Tim asal Lombardy tersebut berada di posisi juru kunci klasemen sementara.

Brescia hanya meraih 4 kemenangan, 4 seri dan menelan 18 kekalahan. Koleksi 16 poin tersebut membuat Brescia terancam degradasi. Ketidakberdayaan Brescia selalu dihubungkan dengan penampilan Mario Balotelli yang tak bisa mengangkat tim.

Ada beberapa pihak yang menuding Super Mario tak mengeluarkan seluruh kemampuan. Pada pihak yang membela, Balotelli dianggap tak sanggup menawan karena kurang mendapat dukungan dari rekan-rekannya.

Saudara Mario Balotelli, Enock Barwuah mengungkapkan, sang striker timnas Italia tersebut belum berada di titik terbaik selama membela Brescia. "Dia hanya bermain seperti layaknya 30 persen dari kemampuan sebenarnya. Potensinya tak keluar maksimal," sebutnya, di Sky Sports.

Barwuah mengakui, Mario Balotelli seolah menderita dengan penampilan di Brescia. "Jika dia punya kesempatan bermain lebih baik, dan bisa mencapai 100 persen, tak akan ada yang sanggup menahannya," tegas sang saudara.

 

Tekanan Mental

Penyerang Mario Balotelli foto bersama dengan presiden Brescia Massimo Cellino selama konferensi pers pengenalan dirinya di Brescia, Italia (19/8/2019). Balotelli dikontrak Brescia selama satu musim dengan perpanjangan kontrak otomatis bila klub bertahan di Serie A. (AP Photo/Filippo Venezia)

Pada sisi tekanan mental, Barwuah pernah mendapat cerita dari Balotelli tentang bagaimana memikul beban berat di pundak sendirian. Meski tak menyebut secara nyata, faktor rekan setim menjadi satu di antara handycap bagi perjalanan performa Balotelli musim ini.

Mario Balotelli hanya mengemas 5 gol dari 19 pertandingan bersama Brescia. Catatan tersebut membuat kiprah Balotelli nyaris tak terdengar setelah sukses di panggung Euro 2012.

Sekadar flashback, kali terakhir Balotelli tampil bagus terjadi pada 2017-2018. Saat itu, ia sanggup mengemas 18 gol di panggung Ligue 1 bersama Nice.

Sumber : Sky Sports