Sang Ibu Kritis, Iwan Bule Tak Pimpin Konferensi Pers Kongres PSSI

·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan tak sempat memimpin konferensi pers setelah Kongres tahunan 2021 yang berlangsung di kawasan Kuningan, Jakarta, Sabtu 29 Mei 2021.

Dia langsung meninggalkan ruang kongres setelah acara selesai. Tampak raut wajah pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut sedikit memerah dan lesu.

Iriawan sempat menanggapi permintaan wawancara dari wartawan. Namun tampak terburu-buru.

Usut punya usut, Iriawan bergegas meninggalkan lokasi kongres karena ingin menemui ibunya yang sedang terbaring di rumah sakit.

Sesi jumpa pers pun dipimpin Wakil Ketua Umum Iwan Budianto dan Sekjen PSSI, Yunus Nusi, beserta anggota Exco lainnya.

"Kami di sini mewakili Ketua Umum PSSI yang harus pergi ke rumah sakit karena ibu beliau sedang dalam kondisi yang kritis," kata Iwan Budianto.

"Jadi mohon maaf beliau tidak bisa melayani rekan-rekan wartawan. Dan beliau juga meminta doa kita bersama agar ibu beliau diberikan kesembuhan," sambungnya.

Di sisi lain, Kongres PSSI 2021 menghasilkan sejumlah keputusan. Salah satu agenda adalah membahas rencana PSSI untuk musim 2021, termasuk menggelar kompetisi.

Iwan Budianto, menyatakan bahwa Liga 1 2021-2022 akan digelar lengkap dengan sistem promosi dan degradasi seperti musim sebelumnya.

Bedanya, pada Liga 1 2021-2022 akan digelar terpusat di Pulau Jawa. Mencontoh turnamen pramusim, Piala Menpora 2021, Liga 1 2021-2022 akan diselenggarakan dalam sistem bubble dengan enam series.

“Jadi kotanya ada dari DKI Jakarta-Jawa Barat, istirahat kemudian masuk ke Jawa Tengah-Jogja, kemudian masuk lagi klaster Jawa Timur istirahat dan kemudian masuk lagi DKI Jakarta-Jawa Barat lagi," kata Iwan Budianto.

"Jadi kemungkinan ada 6 series yang dilaksanakan. Target selesai Maret 2022, mulainya saja yang tadinya 3 Juli mungkin jadi 10 Juli sambil tunggu pertandingan teman-teman klub yang tampil di Piala AFC," sambungnya.