Sang Naga yang Selalu Mentok di 8 Besar Liga Champions

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVAFC Porto akan bertandang ke Stamford Bridge menghadapi Chelsea di leg kedua perempatfinal Liga Champions, Selasa 13 April 2021 (Rabu dini hari WIB). Menghadapi Chelsea, klub berjuluk Dragoes (Naga) ini berbekal kekalahan 0-2 di leg pertama di kandang.

Meski dalam situasi yang tidak diuntungkan, pelatih FC Porto, Sergio Conceicao belum mau menyerah. Conceicao bertekad membawa timnya melewati hadangan Chelsea di perempatfinal Liga Champions tengah pekan ini.

Porto sendiri memburu semifinal Liga Champions pertama mereka sejak musim 2004 ketika mereka berhasil mengangkat trofi juara di bawah asuhan Jose Mourinho. Sejak sukses itu, langkah Porto selalu mentok di perempatfinal.

Dilansir laman resmi Liga Champions, hanya dua kemenangan yang berhasil mereka raih dalam tujuh penampilan mereka di perempatfinal. Namun, kedua kemenangan tersebut diraih ketika mereka dinobatkan sebagai juara Eropa pada 2004.

Rekor Porto di perempatfinal Liga Champions pun tercatat hanya 2 kali menang, 6 kali kalah. Diawali sukses mereka di musim 1987 saat menyingkirkan Brøndby dengan agregat 2-1 (menang 1-0 di kandang, 1-1 di tandang).

Di musim 1991, Porto disingkirkan Bayern Munich dengan agregat 1-3. Pada 1997, giliran Manchester United yang mendepak Porto dengan agregat 4-0. Bayern kembali mendepak Porto di peremparfinal Liga Champions pada 2000.

Porto baru bisa kembali melewati hadangan perempatfinal pada musm 2004. Porto sukses mendepa Lyon dengan agregat 4-2. Namun, sejak saat itu, Porto selalu gagal melewati ujian berat di perempatfinal Liga Champions.

Terbaru, Porto disingkirkan Liverpool dengan agregat 6-1 di Liga Champions musim 2019. Sebelumnya, Bayern Munich yang mendepak Porto di musim 2015. Sedangkan di musim 2009, MU yang membuat Porto angkat koper di perempatfinal.

"Kami yakin (bisa menang kali ini). Kami tahu bahwa kami menghadapi tugas yang sulit, tetapi kami di sini untuk memberikan penyelesaian yang harus kami jalani," kata Conceicao seperti dilansir laman resmi Liga Champions.

"Kami cukup tampil bagus di pertandingan leg pertama, tapi tidak terlalu bagus; jika kami tampil bagus, kami tentu akan menang. Kami akan mencoba untuk meningkatkan performa tim yang bagus di pertandingan leg kedua," jelas Conceicao.