Sangar, Kolonel TNI Ucu Pecat Prajurit Kodim Jakarta Selatan

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat benar-benar sedang lagi sangar dalam mendisplinkan prajurit-prajuritnya. Siapa pun melanggar aturan, langsung dipecat.

Seperti yang dilakukan Komandan Komando Distrik Militer 0504/Jakarta Selatan, Kolonel TNI Ucu Yustiana. Perwira asal Bandung, Jawa Barat ini, baru saja memecat prajurit TNI secara tak hormat.

Dilansir VIVA Militer dari siaran resmi Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta, pemecatan dilakukan Kolonel Ucu, Jumat siang 29 Januari 2021 di Markas Kodim 0504/JS di Jalan Cenderawasih, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kodim 0504/JS memecat prajurit TNI berinisial IS. Prajurit TNI diberhentikan degan tidak hormat karena terlibat dalam perbuatan pidana narkotika.

Menurut Kolonel TNI Ucu, keputusan pemecatan ini harus diambil sebagai konsekuensi dari perbuatan yang telah dilakukan oleh yang bersangkutan.

"Penyalahgunaan narkoba merupakan kasus berat yang terdapat dalam 7 pelanggaran berat dan tidak bisa ditolerir lagi," kata Kolonel TNI Ucu.

Kolonel TNI Ucu mengatakan, tak ada toleransi sedikitpun bagi prajurit TNI yang terlibat narkoba. Hukuman berat pasti diberikan. "Kegiatan upacara PDTH ini juga menjadi bukti bahwa kami tidak tebang pilih dalam menindak kesalahan, TNI-AD sangat tegas terhadap seluruh anggota yang terlibat pelanggaran hukum pidana," katanya.

Pemecatan dari dinas militer merupakan hukuman tambahan bagi siapa saja prajurit TNI yang terlibat dalam narkoba. Selain itu, prajurit yang bersangkutan harus berhadapan dengan hukum pidana yang berlaku di NKRI.

"Mereka yang terbukti melanggar pidana juga dijatuhi hukuman terberat berupa pemecatan dari dinas militer," kata Kolonel TNI Ucu.

Perlu diketahui, Kolonel TNI Ucu memang dikenal sebagai perwira menengah TNI AD yang tegas dalam bertindak, tak cuma pada bawahan. Tapi juga pada orang-orang yang statusnya berada di atas.

Salah satu buktinya ialah ketika Kolonel TNI Ucu dengan tegas menerapkan aturan protokol kesehatan COVID-19 terhadap rombongan para purnawirawan jenderal TNI. Termasuk kepada mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo ketika berlangsungnya ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, beberapa waktu lalu.

Baca: 3 Hari Pingsan, Prajurit TNI yang Sekarat Dianiaya Preman Sudah Siuman