Sangat Menjanjikan, Jokowi Pede Produk Perikanan RI Kuasai Pasar Dunia

·Bacaan 2 menit

VIVA – Presiden Jokowi menyebut bahwa produk-produk hasil perikanan di Indonesia punya peluang yang menjanjikan. Saat berkunjung ke pabrik pengolahan makanan laut di Lamongan, Jawa Timur, Jokowi menyebut hal ini salah potensi.

Menurut Jokowi produk-produk perikanan RI harusnya bisa menembus pasar dunia. Sebab, banyak ekspor olahan hasil laut Indonesia sudah diekspor ke banyak negara.

"Saya kira proses-proses produksi yang kita lihat di PT BMI ini menjadi inspirasi bahwa sebetulnya peluang produk-produk perikanan kita ini untuk pasar dunia masih sangat menjanjikan. Pasarnya terbuka lebar," ujar Jokowi dalam keterangannya seperti dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jumat 7 Mei 2021.

Ikut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono.

Jokowi mengatakan, meski pasar dunia masih terbuka lebar, rantai pasok bahan baku seperti udang, kepiting, rajungan dan cumi harus ditingkatkan lebih lagi. Kepala Negara meminta perlu ada nilai tambah dari produk laut.

"Saya kira ke depan ini yang harus dikembangkan di negara kita, baik nanti dari tangkapan dari laut maupun dari budidaya. Ini menjadi tugas besar dari Pak Menteri KKP sehingga dari hulu sampai hilir semuanya memang harus dilihat ada masalah di sebelah mana dan itu yang harus diselesaikan," tuturnya.

Jokowi juga mengapresiasi seluruh produksi yang ada di pabrik pengolahan makananan laut yang ada di Lamongan mampu menyerap belasan ribu tenaga kerja. Pabrik atau perusahaan itu pun dalam bisnis, pula memiliki orientasi ekspor baik ke Eropa, Amerika, Jepang, maupun negara-negara lain.

"Artinya sudah masuk ke supply chain global dan nilainya juga tidak sedikit karena sudah dalam bentuk seperti ini. Ini udang, ini juga udang, ada yang sudah siap saji, ada yang tinggal goreng. Ini rajungan. Yang diproduksi di PT BMI, baik itu udang, rajungan, ikan, kemudian cumi, semuanya dalam bentuk packaging yang sudah dalam posisi jadi dan siap saji maupun siap goreng," kata dia.