Sanksi Manchester City Lapangkan Jalan Guardiola Menuju Juventus

Liputan6.com,Turin- Sanksi dua tahun larangan tampil di kompetisi Eropa membuat Manchester City bakal terkucil di kompetisi lokal. Sanksi ini juga bisa membuat Josep Guardiola hengkang.

Juventus menjadi salah satu klub yang mungkin diidamkan manajer berkepala plontos ini. Juventus butuh manajer berkualitas setelah kehadiran Maurizio Sarri tak mendapatkan respon yang baik dari fans.

Seperti dilansir as, Juventus sebenarnya ingin membajak Guardiola di 2019. Namun itu tidak dimungkinkan, meski kini jalan terbuka.

Josep Guardiola terikat kontrak hingga 2021 dengan Manchester City. Awalnya, dia ingin bertahan karena berniat bawa klub asal Inggris kembali ke papan atas.

Josep Guardiola masih dibutuhkan Manchester City agar bisa bersaing dengan Liverpool. The Reds kini rajai Liga Inggris.

 

Tantangan Baru

Pelatih Manchester City Pep Guardiola (kanan) memberikan instruksi kepada para pemainnya saat menghadapi Manchester United pada pertandingan Liga Inggris di Etihad Stadium, Manchester, Inggris, Sabtu(7/12/2019). Manchester City kalah 1-2. (AP Photo/Rui Vieira)

Melatih klub Italia tentu menjadi tantangan baru bagi Guardiola. Dia pun tidak asing dengan serie A karena pernah main di Brescia.

Dia juga dipastikan bakal tertantang untuk raih gelar setelah sukses di Spanyol, Jerman dan Inggris.

Posisi Sarri di Juventus juga terus dipertanyakan. Belakangan, Juventus hanya menang satu kali dari empat laga.

Apakah Guardiola akhirnya bakal jumpa dengan Ronaldo di Juventus?

 

Tidak Sesuai Harapan

Guardiola memang berniat bertahan di City. Tahun lalu, dia yakin klub bisa menyelesaikan masalah FFP.

Faktanya, sanksi itu jatuh juga. "Saya percaya total dengan apa yang dilakukan klub," ujarnya seperti dikutip Goal.com.