Santap Hidangan Lebaran, Lifter Eko Yuli Irawan Tak Khawatir Berat Badan Naik

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Lifter andalan Indonesia Eko Yuli Irawan mengaku tidak khawatir mengkonsumsi makanan bersantan dan berkalori tinggi khas Lebaran. Padahal, makanan itu bisa membuat berat badannya naik.

Eko mengatakan tidak takut dengan kemungkinan tersebut. Karena itu, peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini tetap menyantap hidangan Lebaran seperti ketupat, opor ayam, dan rendang.

"Kalau pertandingannya dekat Lebaran, makanannya dijaga. Tetapi kalau masih jauh, saya masih tetap makan makanan Lebaran,” kata Eko seperti dikutip dari Antara.

"Karena Lebaran identik dengan makanan seperti itu, tetapi itu hanya 1-2 hari. Setelahnya, saya kembali menjaga makanan," sambuhnya.

Mengembalikan berat badan

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan saat berlaga dalam cabang angkat besi putra nomor 62 kg SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/8). Eko Yuli kalah bersaing dengan lifter Vietnam, Trịnh Văn Vinh. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan saat berlaga dalam cabang angkat besi putra nomor 62 kg SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/8). Eko Yuli kalah bersaing dengan lifter Vietnam, Trịnh Văn Vinh. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Lifter berusia 31 tahun itu mengatakan seandainya berat badannya naik, dia masih mempunyai waktu untuk mengembalikan berat badan idealnya. Atlet kelahiran Lampung itu mengunkapkan hanya perlu menurunkan berat badan ketika akan menghadapi kejuaraan saja.

"Saya menurunkan berat badan hanya sampai timbang badan saat bertanding saja, jadi bukan untuk seterusnya. Sekarang saya sedang menurunkan berat badan menjadi 66 kg," papar Eko.

Kembali berlatih

Atlet angkat besi putra Indonesia, Eko Yuli Irawan. (Ist)
Atlet angkat besi putra Indonesia, Eko Yuli Irawan. (Ist)

Setelah dua hari libur Lebaran, Eko akan kembali menjalani latihan secara mandiri di salah satu pusat kebugaran di Jakarta mulai besok.

Eko yang turun dalam kelas 61kg mempunyai misi membawa pulang medali emas Olimpiade Tokyo demi menebus raihan pada tiga edisi sebelumnya. Sebelumnya, dia merebut medali perunggu pada Olimpiade 2008 Beijing dan Olimpiade 2012 London, serta medali perak pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.