Santri di Malang Boleh Mudik Lebaran, Ini Syaratnya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Malang - Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, pihaknya memberi dispensasi bagi para santri untuk mudik. Namun, ada ada sejumlah persyaratan yang ketat guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Malang.

"Kemarin kita dapat dispensasi. Jadi mudik untuk santri boleh, tapi tidak boleh memakai moda transportasi umum," ujar Sutiaji, Kamis (29/4/2021) dikutip dari TimesIndonesia.

Dengan persyaratan tersebut, pihak Ponpes harus bisa mengakomodir para santri untuk bisa menggunakan moda transportasi khusus dari masing-masing Ponpes.

"Nanti mereka (santri) tetap boleh pulang, tapi dipulangkan pakai kendaraan khusus dari pondok masing-masing," katanya.

Sebenarnya, lanjut Sutiaji, hal ini sama seperti awal munculnya Covid-19 di Kota Malang. Bagaimana setiap Ponpes menyiapkan ruang khusus bagi kedatangan para santri hingga kendaraan khusus untuk menjemput para santri tersebut.

"Mereka (santri) itu kan sebenarnya sudah libur ya. Tapi ada yang tidak pulang juga. Seharusnya sebelum ada larangan mereka sudah di rumah, tapi yang belum ya harus difasilitasi masing-masing Pondok," katanya.

Sudah Banyak yang Pulang

Menurut Sutiaji, sebenarnya Ponpes di Kota Malang memang tak sebanyak dengan pondok pesantren yang berada di Kabupaten Malang. Sehingga dirinya pun langsung melakukan koordinasi dengan masing-masing pondok dengan hasil bahwa para santri pun sudah melakukan perjalanan pulang sebelumnya.

"Kita sampaikan bahwa di Jatim itu diberikan dispensasi pemulangan. Kita kemarin juga sudah koordinasi bahwa disini kemarin sudah banyak yang pulang kok," tandas Wali Kota Malang.

Saksikan video pilihan di bawah ini: