Sapi Lokal Penuhi 85 Persen Kebutuhan Daging

  • Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Merdeka.com
    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyiapkan sanksi untuk Direktur Utama PLN Nur Pramudji dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam masalah pemanfaatan panas bumi menjadi sumber energi listrik. Menurut Dahlan, energi panas bumi atau geotermal selama ini tidak dimanfaatkan karena ada ketidakcocokan harga antara PLN dan Pertamina. …

  • Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Studentpreneur
    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Bayangkan betapa bahagianya kalau Anda berhasil membuat puluhan juta orang tertawa, namun juga mendapatkan uang sampai puluhan milliar rupiah? Ray Chan, anak muda dari Hong Kong berhasil mewujudkannya dengan menciptakan situs komedi populer 9GAG. Tanyalah pada anak muda yang berusia di bawah 30 tahun, kebanyakan dari mereka adalah pengunjung setia 9GAG. Bahkan, saking populernya di Indonesia, sampai ada situs-situs lokal yang berusaha menjadi 9GAG-nya Indonesia. Saat ini, 9GAG dikunjungi oleh …

  • Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Tempo
    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan tak bisa berbuat banyak jika PT Freeport Indonesia tetap menolak menyetor dividen. Alasannya, suara pemerintah dalam rapat umum pemegang saham sangat kecil dibandingkan pemegang saham lainnya. (Baca: Freeport dan PLN Belum Setor Dividen) …

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian tetap meyakini bahwa pasokan sapi lokal mampu memenuhi kebutuhan daging sapi nasional tahun ini. Pasokan sapi lokal diklaim mampu memenuhi kebutuhan daging sapi nasional hingga 85 persen.

"Data kami dari kajian IPB (Institut Pertanian Bogor) dan melibatkan para ahli, stakeholder. Kajian itu memungkinkan untuk bisa menyuplai 80-85 persen kebutuhan," kata Suswono usai membuka rapat panitia nasional Codex Indonesia, di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa 5 Maret 2013.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, berdasarkan pendataan sapi potong, sapi perah dan kerbau pada 2011, jumlah ternak yang potensial untuk dipotong hanya 17,58 persen dari total 16,726 juta ekor. Sedangkan populasi sapi potong terdata 14,824 juta ekor, namun 14,52 juta ekor dimiliki oleh 5,7 juta rumah tangga. Sisanya dimiliki oleh perusahaan dan pedagang.

Perhitungan potensial stok didasarkan pada 90 persen dari jumlah sapi dan kerbau jantan dewasa ditambah sapi dan kerbau betina afkir. Sebanyak 10 persennya digunakan sebagai pejantan kawin alami. Artinya, potensial stok sapi potong hanya sekitar 2.942.220 ekor.

Menanggapi data BPS tersebut, Menteri Suswono mengaku akan mengkaji lebih dalam lagi penghitungan potensial stok sapi potong lokal. Menurutnya, peternak lokal memiliki kecenderungan menjual sapi hanya saat membutuhkan uang untuk biaya sehari-hari atau keperluan mendadak.

"Akan kami dalami, apakah itu masuk dalam kajian termasuk potensi sebagai potensi menyuplai atau memang ada faktor budaya. Kami akan tindaklanjuti," ujarnya.

Berdasarkan proyeksi neraca konsumsi daging sapi, kebutuhan daging sapi tahun ini sebesar 549,7 ribu ton. Dari jumlah kebutuhan itu, sebanyak 474,4 ribu ton dianggap bisa dipenuhi dari dalam negeri sehingga impor ditetapkan sebanyak 80 ribu ton, yang terdiri atas 32 ribu ton berbentuk daging sapi beku dan 267 sapi bakalan yang setara dengan 48 ribu ton daging.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro mengatakan, kebutuhan daging sapi bisa dipenuhi dari populasi sapi lokal. Oleh sebab itu, Kementerian Pertanian berupaya meningkatkan populasi sapi lokal melalui enam program tahun ini.

Pertama, pengaturan pengendalian impor secara konsisten untuk mengendalikan stabilitas harga daging sehingga mampu mendorong motivasi peternak. Kedua, perbaikan distribusi sapi dari sentra produsen ke konsumen. Ketiga, penyelematan sapi betina produktif, keempat, revitalisasi rumah potong hewan. Lalu kelima, optimalisasi inseminasi buatan dan kawin alam. Terakhir, penanganan gangguan reproduksi.

ROSALINA

Tepopuler

Soekarwo Lantik Bupati Termuda Indonesia

Timwas Century Terima Banyak Informasi dari Anas

Polri: Video Kekerasan Densus 88 Terjadi 2007

Ini Tokoh-tokoh yang Mengilik Anas Soal Century

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...