Sapwaturrahman: anak buat ekstra semangat bertanding di PON

Atlet atletik Sapwaturrahman mengakui kehadiran sang buah hati menjadi tambahan semangat baginya untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Sapwaturrahman yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) itu baru saja dikaruniai anak yang kini berusia sekitar satu bulan.

"Setiap hari istri kirim foto 'baby', anak saya. Jadi seperti ada ekstra, semakin semangat," kata Sapwa usai penyerahan medali nomor lompat jangkit PON Papua di Mimika Sport Complex, Mimika, Kamis.

Namun, peraih medali emas atletik nomor lompat jauh di SEA Games 2019 itu menekankan motivasi terbesarnya di PON Papua adalah prestasi yang harus lebih baik dari PON 2016 di Jawa Barat.

"Saya ingin lebih baik dari PON Jabar. Di PON Jabar, saya gagal di lompat jauh, tapi berhasil di lompat jangkit," ujar Sapwa.

Baca juga: Sapwaturrahman bersyukur penuhi target dua medali emas

Di PON Papua, atlet kelahiran 13 Mei 1993 itu menggondol dua medali emas sekaligus, yakni di nomor lompat jauh dan lompat jangkit.

"Sekarang saya buktikan bisa berkembang, maksudnya bisa membuktikan (raihan) medali emas di lompat jauh dan lompat jangkit," tutur Sapwa.

Di nomor lompat jangkit, Sapwa mencatatkan lompatan sejauh 15,48 meter, sedangkan di nomor lompat jauh ia membuat lompatan sejauh 7.58 meter.

Provinsi NTB sementara ini menempati peringkat 11 dengan perolehan lima medali emas, lima medali perak dan dua medali perunggu.

Pertandingan PON XX Papua cabang olahraga atletik berlangsung mulai 5 hingga 14 Oktober 2021 di GOR Mimika Sport Complex dan Kompleks Freeport Kuala Kencana.

Terdapat 23 nomor perlombaan putra dan putri yang dipertandingkan untuk memperebutkan 46 medali emas, 46 medali perak dan 46 medali perunggu.

Baca juga: Rekor-rekor baru bermunculan di PON Papua
Baca juga: Zohri targetkan dulang dua emas tambahan di PON XX Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel