SAR Pontianak siagakan kapal penyelamat di tempat wisata

Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) atau Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Kalbar, Yopi Haryadi mengatakan, pihaknya menyiagakan kapal penyelamat atau "Rescue Boat" pada tempat-tempat wisata yang ada di Kalbar sepanjang Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

"Menyikapi banyaknya warga yang memadati kawasan pesisir pantai sehingga dapat menimbulkan ancaman keselamatan bagi pengunjung khususnya bagian utara Kalimantan Barat, maka kami menyiagakan Rescue Boat," kata Yopi Haryadi dalam keterangan tertulisnya di Pontianak, Jumat.

Dia menjelaskan, disiagakannya Rescue Boat 214 itu, khusus pengamanan Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah hingga 8 Mei 2022.

"Patroli pergerakan kapal penyelamat itu mulai dari Dermaga Sungai Durian menuju Pelabuhan Dwikora Pontianak kemudian dilanjutkan menuju perairan Pulau Lemukutan, Bengkayang," ujarnya.

Baca juga: Basarnas pusat pantau langsung kesiapan SAR Pontianak

Baca juga: SAR Pontianak siagakan dua kapal penyelamat selama Lebaran

Dia menambahkan, kapal penyelamat melakukan patroli dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan mengantisipasi ancaman disejumlah perairan kepulauan dan pesisir pantai Kota singkawang dan Kabupaten Bengkayang.

Yopi menambahkan selain mengerahkan kapal penyelamat, pihaknya juga menurunkan personel darat yang berpatroli di lokasi-lokasi wisata bahari di kawasan pantai di Singkawang dan Bengkayang.

Dalam kesempatan itu, dia mengimbau kepada warga yang berada di lokasi keramaian untuk selalu mengutamakan keselamatan pribadi maupun orang lain yang ada di sekitarnya.

"Mengingat ramainya jumlah pengunjung yang berada di lokasi wisata tidak jarang dapat membuat kurangnya pengawasan terhadap mereka dan orang lain," katanya.

Baca juga: Lantamal Pontianak sediakan vaksin bagi pemudik di Pelabuhan Dwikora

Baca juga: Penumpang feri Bardanandi-Siantan naik 80 persen sepanjang Lebaran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel