SAR Satlinmas Gunung Kidul pasang rambu-rambu rawan longsor

Tim Pencarian dan Penyelamatan Satuan Perlindungan Masyarakat Wilayah II Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memasang rambu-rambu rawan bahaya, baik gelombang tinggi dan rambu tebing rawan longsor di seluruh kawasan pantai mengantisipasi kecelakaan laut saat libur Lebaran 2022.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunung Kidul Surisdiyanto di Gunung Kidul, Sabtu, mengatakan wisatawan yang berkunjung ke Gunung Kidul, khususnya wisata pantai di atas 80 persen dari total kunjungan.

"Untuk mengantisipasi kecelakaan laut, kami sudah memasang rambu rawan bahaya, baik gelombang tinggi maupun rambu tebing rawan longsor di seluruh objek wisata pantai di Gunung Kidul," kata Surisdiyanto.

Baca juga: Masyarakat Kepri diimbau berwisata aman dan sehat saat Lebaran

Ia juga mengatakan SAR Satlinmas Wilayah II juga menerjunkan 64 personel yang bertugas melakukan pengawasan hingga penegakan protokol kesehatan dari Pantai Pok Tunggal Tepus, Indrayanti hingga Bukit Paralayang Purwosari.

Berdasarkan prakiraan BMKG, pantai selatan potensi gelombang tinggi beberapa hari ke depan. Selain itu, wisatawan juga diproyeksikan akan banyak, sehingga diperlukan tim untuk pengawasan dan penegakan protokol kesehatan secara penuh.

Baca juga: Kadisparpora: Tiga destinasi wisata Maros siap sambut pengunjung

"Saat ini masih pandemi COVID-19 agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Kami juga mengimbau wisatawan tetap mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas SAR, agar kunjungan wisata aman dan nyaman," katanya.

Lebih lanjut, Surisdiyanto mengatakan SAR Satlinmas Wilayah II mempersiapkan seluruh sarana dan prasarana pendukung untuk evakuasi jalur laut bila terjadi kecelakaan laut dan terjadi kemacetan. Adapun sarana dan prasarana yang disiapkan, yakni tiga kapal jukung, tiga ambulan dan satu jetsky.

"Saat ini, personel hingga sarana prasarana sudah siaga. Kami siap melayani wisatawan," katanya.

Baca juga: Pantai Tirtamaya Indramayu bersiap sambut wisatawan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel