Sara Duterte, Putri Mantan Presiden Rodrigo Duterte Dilantik Jadi Wapres Filipina

Merdeka.com - Merdeka.com - Putri tertua Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Sara Duterte (44) dilantik menjadi wakil presiden (wapres) dalam upacara yang berlangsung di Davao pada Minggu. Dalam pelantikan itu, Sara berjanji mempersatukan Filipina.

Dia disumpah disaksikan capres terpilih, Ferdinand Marcos Junior atau Bongbong, yang akan segera menggantikan ayahnya sebagai presiden.

"Hari-hari ke depan mungkin akan penuh tantangan yang meminta kita agar lebih bersatu sebagai bangsa," jelasnya, dikutip dari laman BBC, Senin (20/6).

Masa jabatan enam tahun bersama Bongbong akan dimulai secara resmi pada 30 Juni mendatang. Di Filipina, presiden dan wapres dipilih secara terpisah.

Saat upacara pelantikan, Sara didampingi orang tuanya yang berdiri di belakangnya saat pengambilan sumpah berlangsung. Duterte adalah tokoh "kuat" kontroversial yang mulai berkuasa pada 2016, berjanji memberantas kejahatan dan narkoba. Dia banyak dikritik karena kebijakan "perang terhadap narkoba" di mana dia memerintahkan polisi membunuh langsung tersangka pengedar narkoba tanpa proses hukum.

Sementara itu, Ferdinand Marcos Jr alias Bongbong juga putra mantan diktator Filipina, Ferdinand Marcos. Ferdinand Marcos lengser dari kekuasaan setelah pemberontakan rakyat pada 1986.

Terpilihnya Bongbong berarti kembalinya keluarga Marcos ke Istana Malacananang atau istana presiden setelah 36 tahun.

Keluarga Marcos tidak pernah meminta maaf atas kediktatorannya dan tidak pernah mengembalikan harta negara yang diduga telah mereka curi dari kas negara. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel