Sarah Dash ex-Labelle meninggal dunia di usia 76 tahun

·Bacaan 2 menit

Penyanyi R&B legendaris dan salah satu bagian grup Labelle, Sarah Dash meninggal di usia 76 tahun, lapor Variety pada Selasa.

Kabar duka ini pun telah dikonfirmasi oleh Humas Labelle secara langsung. Namun belum dikabarkan secara detail tentang penyebab kematian Sarah.

Dalam unggahan di Instagramnya, Labelle juga memberikan penghormatan kepada Sarah.

"Kami baru saja di atas panggung bersama pada hari Sabtu dan itu adalah momen yang sangat kuat dan spesial! #SarahDash adalah jiwa yang sangat berbakat, cantik, dan penuh kasih sayang yang memberkati hidup saya dan kehidupan banyak orang," tulis pihak Labelle.

"Aku selalu bisa mengandalkannya untuk mendukungku! Itulah Sarah.. teman setia dan suara bagi mereka yang tidak memilikinya. Dia adalah pemberi sejati.. selalu melayani, selalu berbagi bakat dan waktunya," lanjut tulisan tersebut.

Baca juga: Penyanyi Sarah Harding meninggal dunia karena kanker payudara

Di luar Labelle, Sarah juga menyumbangkan suaranya untuk rekaman dan pertunjukan langsung dari beberapa artis besar lainnya seperti Rolling Stones, Keith Richards, Stevie Wonder, Laura Nyro, Alice Cooper, O'Jays, Wilson Pickett, Bo Diddley dan banyak lagi.

Sarah juga memiliki karir solo yang sukses seperti "Sinner Man" tahun 1978 dan "Low Down Dirty Rhythm" tahun 1983.

Lahir di Trenton, Sarah memulai karir musiknya sebagai putri seorang pendeta. Setelah pindah ke Philadelphia pada tahun 60-an, Sarah bertemu dengan Patti LaBelle, Cindy Birdsong dan Nona Hendryx. Mereka pun lalu membentuk Bluebelles.

Pada tahun 1967, Cindy meninggalkan grup untuk bergabung dengan Supremes dan ketiganya mengubah nama mereka menjadi Labelle. Setelah menandatangani kontrak dengan Warner Bros Records, Labelle merilis album debut self-titled pada tahun 1971, diikuti oleh "Moon Shadow" pada tahun 1972.

Nama Labelle semakin hits kala itu setelah trio tersebut merilis album "Nightbirds," " Phoenix” dan “Bunglon" di era 70-an dan single "Lady Marmelade" dari "Nightbirds". Saat itu, lagu-lagu Labelle bahkan berhasil menduduki puncak Billboard Hot 100 dan mendapat pengakuan internasional.

Setelah Labelle bubar pada tahun 1977, Sarah memulai karir solonya dengan merilis album pada tahun 1978. Sarah kemudian merilis tiga album solo lainnya yaitu “Ooh La La, Sarah Dash” pada tahun 1980, “Close Enough” pada tahun 1983 dan “You're All I Need” pada tahun 1988.

Pada akhir tahun 80-an, Sarah melakukan tur dengan Keith Richards dan bernyanyi di album Rolling Stones 1989 “Steel Wheels”. Sarah kemudian pindah untuk memproduksi pertunjukannya seperti "Dash of Diva" dan "Sarah: One Woman" di tahun 90-an untuk hit dance "Turn It Out".

Di tahun 2008, Labelle bersatu kembali dan merilis album "Back To Now" yang diproduseri oleh Lenny Kravitz dan Wyclef Jean. Sarah pun dilantik ke dalam Grammy Hall of Fame pada 2003 dan menjabat sebagai Duta Musik Trenton dimana dia mengadvokasi perluasan seni pertunjukan di kota.

Baca juga: Dirumorkan meninggal dunia, Seo Yi Sook bakal ambil jalur hukum

Baca juga: Aktris Jane Powell meninggal dunia di usia 92 tahun

Baca juga: Koes Hendratmo "Berpacu Dalam Melodi" meninggal dunia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel